Jumat, 28 Agustus 2026

KPU Didesak Buka Data Pemilih

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Sabtu, 15 Oktober 2016 | 11:43 WIB

KENDARI, RSONLINE - Tim Pemenangan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (Zayat-Syahriah) lagi-lagi bersuara tentang data pemilih. Mereka mendesak supaya Komisi Pemilihan Umum Kendari membuktikan darimana saja data pemilih yang membengkak hingga hampir 60 ribu.

Wakil Ketua Divisi Hukum Zayat Syahriah, Laode Darmono mengatakan, pembengkakan data pemilih hingga hampir mencapai 60 ribu itu harus dijelaskan KPU secara terbuka apakah benar-benar mereka itu adalah penduduk Kendari dan memiliki hak untuk menyalurkan hak pilih.

"Ini penting disampaikan kepada khalayak supaya warga bisa mengetahui dari mana saja data pemilih yang membengkak hampir 60 ribu itu," akunya saat dihubungi via telepon, Jumat (14/10).

Saat ini, kata dia, KPU Kendari sama sekali belum pernah menjelaskan dari mana pemilih yang hampir 60 ribu tersebut. Makanya dia mendesak KPU Kendari supaya terbuka dan transparan terhadap data pemilih.

Data pemilih sendiri memang mengalami pembengkakan hampir 60 ribu. Sebelumnya, daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan presiden yang merupakan DPT terakhir Kota Kendari cuma 243.680 orang. Namun dalam data pemilih yang disusun KPU hasil sinkronisasi antara daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) dengan DPT terakhir jumlahnya menembus hingga 301.626 orang. Sehingga ada selisih hampir 60 ribu antara data pemilih dengan DPT pilpres yang ditetapkan KPU.

"Olehnya itu, tambahan hampir 60 ribu ini harus dijelaskan KPU dan mereka harus membuktikan 60 ribu darimana dan siapa-siapa saja," desaknya. (*/a)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

MK Putuskan Sebagian PHPU Kabupaten Barito Utara

Senin, 24 Februari 2025 | 11:20 WIB
X