RAKYATSULTRA.COM, KENDARI- Pemilihan Walikota Kendari dipastikan akan berjalan sengit dan menegangkan. Selain para kandidat mempunyai kemampuan diatas rata-rata dan memilki basis yang jelas, pengamat juga menilai bahwa perebutan suara ditengah masyarakat Kota Kendari dipastikan akan berjalan ketat.
Pengamat politik Sultra Eka Suaib saat ditemui diruang kerjanya kemarin menuturkan bahwa sesuai dengan pengamatannya, pertarungan sengit para kandidat walikota dan wakiil walikota akan terjadi ditiga kecamatan yang ada di Kota Kendari. Tiga kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Mandonga, Wua-wua dan Kecamatan Baruga.
Menurutnya, tiga daerah ini merupakan daerah yang menjadi pusat sentrum politik. Tempat tim sukses calon, para pemikir, mesin-mesin partai bekerja dan tenaga-tenaga politik beraksi. Selain itu kawasan tiga kecamatan ini merupakan segmen pemilih yang tergolong kaum metropolis.
Eka menyampaikan, ketiga pasangan calon ini kalaupun memenangkan pertarungan dipastikan hanya beda-beda tipis. Yang menarik kata dia, posisi Derik ditiga kecamatan akan muncul sebagai pemecah suara ADP dan Rasak. Bahkan Derik bisa mengambil segmen pemilih yang ada di tiga kecamatan tersebut.
"Kalau kita membayangkan mungkin yang terjadi disana adalah semua kekuatan sama bahkan perbedaan suara sangat kecil,"ujarnya
Lanjut, Ketua Jurusan Ilmu Politik UHO ini menambahkan bahwa siapa pemenang dalam pemilihan Walikota Kendari mendatang adalah pasangan yang mampu merebut daerah penopang ketiga kecamatan tadi. Siapapun yang merebut simpati dan meraih dukungan daerah penopang dari tiga kecamatan itu maka itulah yang akan keluar jadi pemenang dalam Pilwali.
"Jadi calon walikota jangan melupakan bahwa yang akan memenangkan Pilwali adalah yang mampu mendulang suara didaerah penopang tiga kecamatan tersebut,"paparnya.
Terakhir, Akademisi UHO ini menyampaikan bahwa figur yang akan merebut dukungan diluar tiga daerah tersebut adalah figur yang dapat menyatu dan mengakar dengan masyarakat penopang tiga kecamatan.(*/a)