KENDARI – Bupati Konawe, Kery S Konggoasa menyatakan akan ikut “bermain” pada Pemilihan Wali Kota Kendari (Pilwali) 2017 mendatang. Meski begitu, Kery tidak secara gamblang menyebutkan siapa yang akan didukung pada pemilihan nanti.
Kery menegaskan, pada pemilihan nanti Kery akan mengesampingkan “baju” partai. Dia akan mendukung calon yang memiliki elektabilitas tinggi. Tentu, karena mereka memiliki peluang untuk menang.
“Sekarang saya tidak mau banyak urusan, yang penting saya mau dukung orang yang memiliki elektabilitas yang tinggi," ungkap Kery, Kamis (28/7).
Kery secara tegas menyatakan tidak akan mendukung kader yang separtai dengannya jika tidak memiliki elektabilitas tinggi. Pasalnya, Kery berharap, calon yang terpilih nanti bisa menang.
“Kalau anak lorong yang tinggi ya saya dukung, begitu pula dengan Rasak karena saya tidak berbicara kader tetapi saya berbicara ini karena menganggap mereka teman. Dan saya tidak mau mendukung orang kalah,” tegasnya.
Saat disinggung terkait dukungannya terhadap ADP, pihaknya akan tetap mendukung jika elektabilitasnya lebih tinggi dibanding calon wali kota lainnya. “Kalau Rasak tinggi ya disitu, kalau ADP yang tinggi ya disitu," tambahnya.
Hanya saja, kata Kery, dirinya tidak percaya dengan lembaga survei. Makanya, dia memiliki cara tersendiri untuk mengukur elektabilitas para calon.
Menurut dia, selama ini beberapa lembaga survei mengeluarkan data yang berbeda. Biasanya, salah satu lembaga menyebut calon lain memiliki elektabilitas tinggi, namun pada lembaga survei lain rendah.
“Tidak semua calon sama elektabilitasnya, kalau mereka pakai lembaga survei untuk mengukur elektabilitas, maka saya memilih pakai dukun," canda Kery.
Diketahui, saat ini beberapa kader Partai Amanat Nasional (PAN) akan tampil pada Pemilihan Wali Kota Kendari nanti. Mereka adalah Abdul Rasak dan Adriatma Dwiputra (ADP). Keduanya, adalah orang yang separtai dengan Kery S Konggoasa. (p15/b/din)