Lagi-lagi, kasus berakhir damai setelah pertemuan sekolah dan orang tua murid. Tak ada proses pidana.
Juli 2025
Murid Pukul Guru di Kelas, Wibawa Guru Dipertanyakan
Pada pertengahan tahun, publik dikejutkan video dari salah satu SMAN 1 Sinjai yang memperlihatkan seorang murid laki-laki memukul gurunya saat proses belajar mengajar.
Peristiwa dipicu teguran guru karena murid mengganggu kelas. Adu mulut berubah jadi kekerasan fisik.
Kasus ini menyoroti sisi lain konflik pendidikan: guru sebagai korban, sekaligus simbol merosotnya wibawa pendidik di sekolah.
September 2025
Kepala SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah, Dipindahkan Usai Tegur Anak Wali Kota
Kasus paling kontroversial terjadi di Prabumulih, Sumatera Selatan. Roni Ardiansyah, Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, dipindahkan dari jabatannya setelah menegur seorang murid yang membawa mobil ke lingkungan sekolah. Murid tersebut disebut-sebut sebagai anak Wali Kota Prabumulih, Arlan.
Meski pemerintah daerah menyatakan mutasi dilakukan untuk penyegaran organisasi, publik menangkap pesan berbeda. Video perpisahan Roni dengan murid-muridnya yang menangis dan memeluk sang kepala sekolah, viral dan memantik simpati nasional.
Kasus ini menyeret nama Wali Kota Prabumulih dan mendorong gubernur serta Kemendagri turun tangan melakukan klarifikasi, hingga akhirnya Roni tak jadi dimutasi
Oktober 2025
Guru SMP di Purwodadi Diduga Tampar Murid Tanpa Alasan Jelas
Di Purwodadi, seorang oknum guru SMPN 3 Purwodadi dilaporkan menampar muridnya tanpa sebab yang jelas. Kasus ini kembali viral di media sosial sebelum ada keterangan resmi dari sekolah.
Guru bersangkutan diperiksa, sementara dinas pendidikan menjanjikan evaluasi. Polanya sama: insiden singkat, video menyebar, opini publik mendahului fakta.