“Kemarahan sudah merebak di mana-mana, apakah para hakim Mahkamah Konstitusi tidak mendengarnya?” ujar Jay.
“Kalau sampai MK membuka pintu bagi gibran untuk menjadi Cawapres, dunia hukum kita sudah jungkir balik,” kata Jay Octa lagi.
“Hukum yang mengabdi pada penguasa dan merusak tatanan demokrasi,” lanjutnya lagi pada Senin (16/10). JP/RS