Jumat, 28 Agustus 2026

Hashim Sebut Prabowo Tak Punya Satu Hektare Pun Lahan Sawit: Ini Fitnah dari Pengusaha Nakal!

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 23 Desember 2025 | 08:38 WIB
Adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, menghadiri acara Perayaan Natal Bersama Gereja-Gereja Asal Sumatera Utara di Jakarta Timur, Senin (22/12). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, menghadiri acara Perayaan Natal Bersama Gereja-Gereja Asal Sumatera Utara di Jakarta Timur, Senin (22/12). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

"Jadi ini tentu saya akan sampaikan aspirasi masyarakat Sumatera Utara kepada Presiden. Dan saya yakin Presiden akan memperhatikan dan akan menanggapi dengan baik," katanya.

Rusaknya Alam Sumatera Utara Jadi Sorotan 

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pendeta Victor Tinambunan menyampaikan bahwa acara ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat solidaritas antarumat. Kehadiran gereja-gereja dari berbagai wilayah ini bertujuan untuk membangun kembali kekompakan yang selama ini mungkin terpisah secara geografis.

Pihaknya juga telah mengumpulkan ratusan juta rupiah dari penggalangan dana yang dilakukan. Uang itu nantinya akan digunakan membantu korban bencana Sumatera. 

"Yang terkumpul persembahan malam ini sudah ada Rp500 juta, dan ditambah persembahan malam hari ini akan disumbangkan untuk meringankan beban suara kita yang menderita di Sumatera Utara. Jadi, itu kira-kira yang sejauh ini, dan ke depan ini akan dilanjutkan kembali malah lebih besar," tambahnya.

Pendeta Victor juga menyoroti kondisi lingkungan di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Tapanuli Raya. Ia menyebut rentetan bencana yang terjadi belakangan ini bukanlah kebetulan semata, melainkan dampak dari kerusakan alam yang masif.

Menurutnya, operasional industri besar menjadi salah satu faktor pemicu rusaknya ekosistem yang seharusnya dilindungi.

 

"Jadi, kondisi ini kan kita tidak ada keraguan kita bahwa alam Sumatera Utara itu sudah betul-betul rusak berat, karena kehadiran operasi salah satu diantaranya TPL. Jadi, bencana ini sebetulnya, seperti berulang kali kami katakan adalah bencana ekologis, karena kerusakan alam yang sangat parah. Oleh karena itu, ke depan memang harus ada kerjasama semua pihak, dan gereja-gereja bersedia membantu pemerintah untuk memulihkan alam Tapanuli Raya," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X