Jumat, 28 Agustus 2026

Ali Mazi Terima Sembilan Pemuda Jerman

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Gubernur Sultra, H. Ali Mazi menerima kunjungan sembilan pemuda Jerman dalam rangka aktivitas mereka di daerah ini melalui kerja sama GEPSULTRA. Kesembilan WNA Jerman itu menyampaikan laporan terkait aktivitas mereka di Kendari, Bombana, dan Kolaka/Wolo.
Gubernur Sultra, H. Ali Mazi menerima kunjungan sembilan pemuda Jerman dalam rangka aktivitas mereka di daerah ini melalui kerja sama GEPSULTRA. Kesembilan WNA Jerman itu menyampaikan laporan terkait aktivitas mereka di Kendari, Bombana, dan Kolaka/Wolo.


KENDARI, rakyatsultra.id - Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, S.H. menerima sembilan Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Jerman. Kedatangan 9 WNA tersebut merupakan bentuk laporan kepada Gubernur terkait aktivitas mereka atas pertanggungjawaban Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (GEPSULTRA) sejak tanggal 3 Agustus 2022 dan berakhir hari ini, Kamis 25 Agustus 2022.

Dalam pertemuan tersebut, kesembilan WNA kewarganegaraan Jerman itu antara lain, Fabienne Le Moult, Mariska Ruhland, Felina Basler, Juliane Pinecker, Ade Christanto (orang Indonesia berkewarganegaraan Jerman), Jörg Mauch, Tim Kirrmann, Timo Brogle, dan Simon Schulz, menyampaikan laporan terkait aktifitas mereka di beberapa tempat di Sulawesi Tenggara, yakni Kendari, Wolo, Bombana, Kolaka. Selama di Sulawesi Tenggara mereka mengerjakan berbagai proyek misalnya Penanaman Pohon, Pembersihan Pantai, Pengecetan Gereja, Perbaikan Kursi, Berbaikan Jalan, yang melibatkan masyarakat secara gotong-royong.

Penjelasan Pendeta Leonardo Tonga, menyebutkan bahwa pembangunan gereja di Kabupaten Kolaka, salah satu objek pengerjaannya yakni Pembangunan Jalan Usaha Tani. Mereka mengerjakan Jalan Usaha Tani, kesembilan WNA asal Jerman ini bekerja sama degan masyarakat setempat.

Mereka berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka kerja sama dengan GEPSULTRA. Pendeta Leonardo Tonga yang mendampingi rombangan tersebut, menyampaikan bahwa mereka berharap semoga kegiatan ini mampu berjalan di masa depan antara Jerman dan Indonesia, terkhusus GEPSULTRA dan Gereja Protestan di Jerman. Lebih lanjut, Pendeta Leonardo Tonga menginformasikan bahwa kerja sama ini sebenarnya sudah terjalin sejak 40 tahun yang lalu di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, mereka menyampikan kesan terhadap keramahan dan penerimaan masyarakat Sulawesi Tenggara yang mereka kunjungi. Sekaligus pula mereka menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan kerjasama selama mereka bertugas di lapangan. Salah satu tujuan audiensi dengan Gubernur Ali Mazi adalah agar kejasama ini dapat terus berlanjut ke depannya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ali Mazi menyampaikan bahwa untuk melihat karakter masyarakat Sulawesi Tenggara memang terlihat di masyarakat pedesaan. Selanjutnya Gubernur Ali Mazi berharap agar rombongan Jerman ini tetap sehat selama berada di Indonesia. Boleh tiba dengan selamat, pulang kembali ke Jerman dalam keadaan selamat dan dalam perlindungan Tuhan yang Maha Esa.

Selanjutnya, Gubernur Ali Mazi dengan senang hati mengapresiasi kegiatan yang telah bekerja sama dengan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan masyarakat. Gubernur Ali Mazi kemudian menyampaikan terima kasih kepada sembilan WNA asal Jerman dan juga kepada GEBSULTRA, karena melalui kerja sama ini, Jerman dapat memberikan motivasi kepada masyrakat dan pemuda-pemudi Sulawesi Tenggara untuk ikut melestarikan lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X