LPSK sebelumnya mengungkapkan petugasnya sempat disodori amplop saat bertemu Ferdy Sambo. Peristiwa tersebut terjadi di kantor Propam Polri, pada Rabu (13/7) lalu.
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi menyampaikan, terdapat dua petugas LPSK yang menyambangi kantor Div Propam Polri. Pertemuan dengan Ferdy Sambo itu dilakukan untuk membicarakan tentang permohonan perlindungan untuk Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan juga istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Salah satu petugas pergi untuk melaksanakan salat, sehingga di dalam ruangan hanya ada satu petugas LPSK. Dalam kesempatan itu, amplop berwarna cokelat diberikan oleh Sambo. “Pada kesempatan tersebut, salah seorang staf (staf Sambo, Red) berseragam hitam dengan garis abu-abu, menyampaikan titipan/pesanan ‘Bapak’ untuk dibagi berdua di antara Petugas LPSK. Staf tersebut menyodorkan sebuah map yang di dalamnya terdapat dua amplop cokelat dengan ketebalan masing-masing 1 cm,” kata Edwin kepada wartawan, Jumat (12/8).
Berdasarkan cerita dari petugas LPSK, lanjut Edwin, penyerahan amplop titipan ‘Bapak’ tersebut diserahkan oleh seorang berseragam berwarna hitam. Namun, Edwin memastikan petugas LPSK tidak menolak amplop tersebut. “Petugas LPSK tidak menerima titipan/pesanan tersebut dan menyampaikan kepada staf tersebut untuk dikembalikan saja,” tegas Edwin.
Meski demikian, Edwin pun memastikan petugas LPSK yang sempat disodori amplop tersebut belum membukanya. Bahkan, langsung melakukan penolakan. “Belum dilihat lah. Kasih begitu aja udah buat staf LPSK gemetaran. Langsung staf kami, tolak saja,” tegasnya.(RS)