PASARWAJO, rakyatsultra.id - Bupati Buton, La Bakry melantik 1.030 Kader Kepo yang tersebar di 95 desa dan kelurahan di Kabupaten Buton, di Gedung Wakaka, Pasarwajo, Rabu (10/08).
Kader kepo akan bertugas memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang apa-apa saja yang harus dilakukan untuk menangani masalah stunting di lingkungan sekitar masing-masing.
Pelantikan Kader Kepo tersebut berdasarkan SK Bupati Buton No 29 Tahun 2022. Bupati Buton mengatakan Buton adalah salah satu daerah yang tercepat dalam penanganan stunting. Namun stunting tidak bisa ditangani satu pihak saja melainkan banyak pihak yang terlibat.
Ia berharap 1.030 kader kepo itu untuk terus memberikan penyuluhan di RT/RW sehingga tidak ada lagi masyarakat yang stunting dengan membiasakan hidup sehat. “Kader Kepo tidak boleh diam, harus tetap Kepo bekerja memberikan penyuluhan, saya yakin jika semua bekerja maka stunting tidak akan ada di Buton,” imbuhnya.
Ia juga meminta kader kepo agar menjadi penyuluh, penggerak, deteksi dini dan melaporkan setiap perkembangan kesehatan yang ada di keluarga sehingga semua masyarakat dapat mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar.
Selain melantik Kader Kepo, Bupati La Bakry juga mencanangkan kampung Germas di kecamatan Pasarwajo. Pencanangan Kampung Germas diharapkan dapat mengimplementasikan kegiatan kader kepo dengan memberikan edukasi dan perilaku hidup sehat dan bersih, perbaikan gizi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Buton. (RS)