Jumat, 28 Agustus 2026

Kisah Meja Kerja dokter Sunardi, Yang Membuat Orang Termenung

Photo Author
Muhammad Ihsan, Rakyat Sultra
- Rabu, 16 Maret 2022 | 11:13 WIB

 
-
kisah-meja-kerja-dokter-sunardi Rakyatsultra , -- Kisah dokter Sunardi yang meninggal di tangan Densus 88 Antiteror masih terus dibincangkan. Salah satunya soal kisah meja kerja dokter  Sunardi. Jadi meja kerja dokter  Sunardi ini beda dari dokter  pada umumnya lho. Beda banget ternyata. Kalau kamu Sobat Hopers, melihat meja kerja dokter   biasanya apa bagaimana kesannya? Nah meja kerja dokter  Sunardi ini tidak bagus dan mewah lho. Sederhana banget, kata orang yang menyaksikannya lho.

Meja kerja dokter  Sunardi bikin termenung

Pengguna Facebook dengan nama akun Widi Astuti bersaksi dan bercerita soal meja kerja dokter   Sunardi. Menurut pengguna Facebook ini, meja kerja dokter  Sunardi begitu sederhana sekali, nggak seperti dokter   pada umumnya lho. Sampai-sampai Widi Astuti ngaku lihat meja kerja dokter   Sunardi jadi termenung. “Meja kerja dr. Soenardi rahimahulloh ini membuat saya termenung. Meja kerjanya sangat sederhana. Padahal umumnya meja kerja seorang dokter  itu bagus dan mewah, minimal lebar. Dan biasanya di belakangnya ada lemari dengan aneka buku tebal dan foto keluarga,” tulis pengguna Facebook itu dikutip Hops.ID dari akun Facebook Widid Astuti , Rabu 16 Maret 2022. CCTV ungkap detik detik penembakan Dokter sunardi oleh Densus 88 oleh Komnas Ham, IstimewaWidi mengunggah foto meja kerja dokter  yang meninggal kena peluru Densus 88  itu. Mejanya meda kayu coklat layaknya meja di sekolahan gitu. “Meja kerja ini bisa menggambarkan bahwa beliau adalah sosok yang sederhana. Tidak ambil pusing dengan kelaziman seorang dokter  di Pulau Jawa. Jika beliau bertugas di pulau terpencil luar Jawa, mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi beliau tinggal di Solo,” tulis Widi. Widi bersaksi dokter   Sunardi yang ditersangkakan Densus 88  ini punya jika kemanusiaan tinggi lho.

Kondisi stroke untuk kemanusiaan

Buktinya dia menggratiskan pasien yang datang berobat. Mengadakan bakti sosial pengobatan gratis. Sungguh mulia jiwanya, tulis Widi Astuti. Widi bersaksi pula dokter  Sunardi itu berusaha meringankan beban penderitaan sesama dengan ilmu yang dimilikinya. “Meskipun beliau stroke dan berjalan tertatih menggunakan tongkat, tapi tak menghalangi jiwa sosialnya. Berusaha mengumpulkan pahala sebanyaknya untuk bekal di negeri keabadian,” tulis pengguna Facebook itu .Dia mendoakan dokter  Sunardi mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, apalagi selama hidupnya dia pejuang kemanusiaan. Dia yakin dokter  Sunardi sedang menuai imbalan atas semua kebaikan yang pernah panjenengan tanam. “Kami yakin engkau sedang beristirahat dengan tenang di alam barzah. Kami yakin segala urusan panjenengan di akhirat diberikan kemudahan karena selalu mempermudah urusan orang lain,” tulis akun tersebut. Widi meyakini dokter  Sunardi meninggal dalam kondisi yang dizalimi namun dialam akhirat dia akan mendapatkan keadilan lewat pengadilan Allah. Bagaimana komentarmu Sobat Hopers soal meja kerja dokter  Sunardi itu? Tulisakan ya komentarmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Ihsan

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X