Jumat, 28 Agustus 2026

Koltim Dapat Bantuan Internet dari Kemkominfo RI

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 30 September 2021 | 05:29 WIB
  Plh. Bupati Koltim, Andi Muhammad Iqbal Tongasa, saat memberikan bantuan secara simbolis kepada salah satu Kades. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.   TIRAWUTA - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Informasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia (RI) memberikan bantuan akses internet ke Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Pelaksana Harian (Plh) Bupati Koltim, Andi Muhammad Iqbal Tongasa, dalam sambutannya, di Aula Kantor Bupati Koltim, Rabu (29/9/2021) menjelaskan, bantuan ini merupakan perwujudan dari visi misi SBM AMAN. Dalam salah satu misinya itu yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berbasis ajaran agama, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta budaya lokal. "Berdasar atas misi tersebut, salah satu kebutuhan dasar masyarakat kita, yakni telekomunikasi dan Informasi yang saat ini bahan bakunya disebut internet," ucapnya. Lanjut Iqbal Tongasa, dalam era globalisasi saat ini, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memegang peran yang sangat penting, sebab pemanfaatannya bukan saja pada dunia industri, tapi juga pada organisasi pemerintahan yang dikenal dengan pemerintahan elektronik (e-Goverment).  Ini merupakan suatu kebanggaan buat Koltim, lantaran menjadi salah satu daerah yang paling banyak mendapatkan bantuan dari Kemkominfo yakni 24 titik yang akan dibagi ke 24 desa di enam kecamatan. "Jumlah ini terbilang luar biasa, karena Koltim sendiri tidak termasuk dalam kategori daerah 3T yaitu terdepan, terluar, dan tertinggal. Seandainya masuk 3T mungkin lebih banyak lagi yang bisa kita peroleh," jelasnya. Konsep memajukan daerah ini akan terwujud jika salah satu fasilitas penting yakni internet menjadi perhatian, agar masyarakat di wilayah pelosok, dapat menikmati jaringan internet seperti masyarakat di Kecamatan Tirawuta. "Ini semua karena kerja yang baik dari bupati Andi Merya yang mendorong sehingga saya dan Kadis Kominfo berangkat ke Jakarta, lalu mengusulkan kebutuhan daerah," terangnya. Sementara itu, Kadis Kominfo Koltim, I Nyoman Abdi, mengungkapkan bahwa daerah sebaran dari total 24 titik ini, yakni 10 di Kecamatan Ueesi, 7 di Uluiwoi, 3 di Aere, 2 di Tinondo dan masing-masing 1 di Kecamatan Lambandia dan Poli-Polia. Dijelaskannya, dari sisi telekomunikasi, alat ini bekerja langsung mengakses internet. Secara mendasar, satu set alat komunikasi ini, antara lain mempunyai satu alat berbentuk payung parabola mengarah langsung ke satelit. "Jadi dimanapun pasti terhubung karena akses langsung ke satelit. Dari parabola itu, diolah ke seperangkat alat lalu dialihkan ke sebuah antena, di sekitar antena itulah yang akan dipancarkan jaringan internet," terangnya. Perangkat ini gratis pemakaian, hingga Desember 2024 sesuai kontrak Bakti Kemkominfo dengan pihak penyedia Bandwich. Total nilai bantuan tersebut adalah Rp 4.941.518.352 (empat miliar sembilan ratus empat puluh satu juta lima ratus delapan belas ribu tiga ratus lima puluh dua rupiah). "Demikian apa yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bantuan ini mampu bermanfaat bagi masyarakat desa penerima. Kedepan kita upayakan juga ada jaringan seluler seperti Telkomsel dan Xl," tutup Kadis Kominfo. (p1/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X