Lokasi Kampung Haji Indonesia nantinya menempati hamparan lahan seluas 80 hektar di kawasan Jabal Hindawiyah, Makkah. Jaraknya hanya 2 KM dari Masjidilharam. Jemaah bisa berjalan kaki sekitar 20 menit ke Masjidilharam.
Dari dokumentasi foto yang dikirim tim Kemenhaj, lokasi pembangunan kampung haji itu masih berupa hamparan tanah. Di beberapa titik ditumbuhi rumput liar. Menariknya dari lokasi ini, terlihat Zam Zam Tower yang tinggi menjulang.
Menara yang di dalamnya ada hotel dan pusat perbelanjaan itu, jadi penanda lokasi Masjidilharam. Karena lokasi Zam Zam Tower persis di sebelah Masjidilharam.
Dahnil menjelaskan proses negosiasi dan lelang (bidding) untuk pengadaan lahan tengah berlangsung. Lokasi tersebut berada di dalam Masar Project. Yaitu kawasan strategis yang terintegrasi dengan jalur kereta cepat dan jalur pedestrian langsung menuju Masjidilharam.
“Dari titik ini kita bisa melihat langsung Zam Zam Tower dan area Masjidil Haram. Jika Indonesia menang dalam proses bidding, maka di sinilah akan berdiri Kampung Haji Indonesia dengan luas sekitar 80 hektare,” ujar Dahnil.
Politisi Gerindra itu meminta doa seluruh rakyat Indonesia agar proses tersebut berjalan lancar. Serta menghasilkan keputusan terbaik. “InsyaAllah ini menjadi alternatif utama lokasi Kampung Haji Indonesia," katanya.
Dia memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia supaya kita menang lelang. Presiden Prabowo Subianto sendiri sangat serius mengupayakan hal ini dan akan berbicara langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.
Proses bidding ini akan selesai pada 30 Oktober depan. Dari Indonesia sendiri, lelang lahan untuk kampung haji dipimpin langsung oleh Kepala Danantara Rosan Roeslani.