RAKYATSULTRA.COM, TIRAWUTA - Setahun kepemimpinan Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiansyah berbagai pembangunan terus dikebut salah satunya pembangunan bendungan yang bakal mengairi sawah didua desa yakni desa Tongauna dan Porawu yang terletak kecamatan Uesi.
Menurutnya, proyek pembangunan bendungan Tongauna dengan kapasitas mampu mengairi sawah seluas 3.065 hektar tersebut, sebagai upaya untuk menggalakkan swasembada pangan di tahun depan, dengan anggaran sebesar Rp105 miliar.
"Pembangunan Bendungan Tonggauna merupakan salah satu langkah menjadikan Koltim sebagai sentra dan lumbung padi Sultra. Ini juga sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di perbatasan Koltim-Kolut," kata Tony, saat meninjau pembangunan bendungan Tonggauna di kecamatan Uesi, pekan lalu.
Terkait dengan pembangunan bendungan yang berada di areal kawasan hutan, Bupati menyampaikan hal tersebut sudah ada persetujuan dari Kementerian kehutanan terkait pinjam pakai kawasan. "Ini sudah ada persetujuannya dari pusat, dan untuk lokasi persawahan nantinya berstatus APL," ucapnya.
Menurut Tony, rencananya bendungan Tongauna akan rampung 2017 mendatang "Anggaran itu sudah disepakati oleh gubernur kita harapkan 2017 bendungan Tonggauna sudah bisa rampung," cetusnya.
Selain itu, ia juga berharap pembangunan bendungan Tonggauna dapat selesai tepat waktu. "Sudah lama dirindukan karena mata pencaharian warga sebelumnya merambah hutan. Jadi kalau sudah jadi bendungan maka sawah sudah bisa dibuka," cetusnya.
Selain bendungan tahun ini juga telah dirampungkan pembangunan perumahan transmigrasi sebanyak 300 unit yang diperuntukan bagi 80 persen masyarakat pribumi dan 20 persen penduduk luar daerah. "Program ini sejalan dengan pembangunan bendungan, rumah transmigrasi dan percetakan sawah," imbuhnya.(cr2/a/hum)