Jumat, 28 Agustus 2026

Dua SMAN Konsel Dikunjungi "Profesor Menginspirasi"

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Jumat, 15 April 2016 | 13:17 WIB
 Prof. Dr. H. Hasbudin. SE, M.Si, Ak.JPG
Prof. Dr. H. Hasbudin. SE, M.Si, Ak.JPG

 

* Prof Hasbuddin: Mau Sukses, Jangan Ada Kata Menyerah

KENDARI - Setelah sukses digelar perdana kegiatan profesor menginspirasi di SMA 2 Konsel, Rabu (13/4) bersama Prof Hasbudin, kini kegiatan memotivasi siswa sekolah kembali dilanjutkan di dua sekolah, yakni SMA 6 Konsel oleh  Mustarum Musaruddin, ST, M.IT, PhD,  dan SMA Negeri 8 Konsel oleh Prof Dr I gusti Ayu Kadek Sutaryati M.Si.

Kegiatan Profesor Menginsipirasi merupakan bagian dari upaya menumbuh kembangkan pendidikan karakter siswa sekolah, yang diharapkan bisa memotivasi siswa agar gigih dalam mengapai masa depan. Kegiatan tersebut, juga berkaitan dengan langkah pemerintah membangun revolusi mental.

Setelah di launching pada 3 April lalu di Grand Clarion Hotel Kendari, program  profesor menginspirasi   Kerjasama Harian Rakyat Sultra dan Universitas Halu Oleo (UHO) melibatkan sebanyak 58 profesor dan 15 doktor berjabatan dekan untuk memberikan inspirasi kepada siswa di 73 sekolah se-Sultra.

Program ini terlaksana berkat dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten bersama Universitas Halu Oleo dengan menurunkan para profesor  dan  Doktornya memberikan inspirasi kepada siswa sekolah.

Sementara itu, Prof Hasbudin saat menginspirasi siswa SMA Negeri 2 Konsel tak lupa berbagi kiat sukses, menurutnya untuk meraih suatu kesuksesan tidaklah mudah,  hanya orang-orang sabar, tekun, ulet yang bisa menggapainya, dan bukan suatu hal yang mustahil  untuk bisa menggapainya.

Menjadi orang yang sukses bukan harus menjadi seorang guru besar (profesor),  karena menjadi sesuatu itu adalah pilihan hidup.

"Berbicara sukses bisa dicapai seseorang pada semua lini kehidupan.  Karena berbicara kesuksesan ketika kita mampu berkontribusi memberikan sesuatu yang terbaik bagi orang lain," tuturnya.

"Karena hidup itu adalah pilihan, maka mau jadi apa kita nantinya  harus sudah tetapkan dari sekarang. Sehingga ada motivasi yang tumbuh dalam diri  untuk menggapainya,".

Menurutnya, berbicara soal latar belakang kehidupan keluarga yang miskin, bukan lagi alasan untuk tidak lanjut studi pada perguruan tinggi. Sebab banyak orang-arang yang sukses saat ini berasal dari keluarga tidak mampu. Tidak mampu tapi mereka mampu berproses dan memanfaatkan momen yang ada, sehingga bisa keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi orang yang lebih berdaya dari yang lainnya.

Semisal saat ini ada yang namanya beasiswa bidik misi,  kuliah ditanggung oleh pemerintah. Itu adalah salah satu peluang yang harus direbut. Bagaimana caranya untuk bisa menjadi mahasiswa bidik misi, harus berprestasi di sekolah, bagaimana untuk bisa berprestasi, harus belajar dengan baik.

"Jadi jangan pernah ada kata capeh untuk belajar kalau ingin menjadi orang sukses. Karena hanya dengan ilmu derajat seseorang itu bisa terangkat.  Dengan ilmu yang bermanfaat bisa mengahasilkan harta  yang banyak, tapi harta yang banyak tanpa didukung dengan ilmu yang memadai bisa lenyap dan boleh jadi  hanya akan melahirkan masalah bagi pemiliknya," tukas Hasbudin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X