Jumat, 28 Agustus 2026

Pembelaan Dian Hunafa Soal Ijazah Gibran Disebut Mengandung Kebohongan dan Tak Masuk Substansi

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 26 September 2025 | 09:04 WIB
Angga Sugih Pragina
Angga Sugih Pragina

 Jakarta,RakyatSultra.id-   Entrepreneur dan kreator digital asal Garut, Angga Sugih Pragina, blak-blakan menyinggung pembelaan Dian Hunafa terkait status pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia bahkan menduga pernyataan Dian mengandung kebohongan. “(Pembelaan Dian Hunafa) itu yang salah. Itu yang bohong. Sehingga Gibran tidak bisa kuliah (di MDIS),” kata Angga melalui kanal Youtube AaGuruTiGarut dikutip Kamis (25/9/2025).

 

Dikatakan Angga, setelah menyimak penjelasan dalam podcast Dian Hunafa, dirinya justru semakin bingung.

Ia menilai narasi yang disampaikan Dian tidak menyentuh substansi perkara yang digugat oleh Subhan Palal.

“Dia itu tidak memahami substansi permasalahan apa yang sebetulnya digugat Pak Subhan Palal di sini. Ini dalilnya kuat, landasannya bagus, sampai KPU kewalahan menghadapi Pak Subhan kemarin,” tegasnya.

Lebih lanjut, Angga menyebutkan bahwa keberadaan ijazah Sarjana Gibran bukan substansi pembahasan. Namun, yang dipertanyakan justru ijazah SMA karena dinilai janggal.

 

“Yang dipermasalahkan ijazah SMA-nya, karena sampai dua kali kemudian tahunnya tidak koheren dan sebagainya,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski dalam beberapa kasus sekolah di luar negeri bisa saja memiliki perbedaan sistem, hal itu tetap menimbulkan tanda tanya.

“Gelarnya Gibran itu kan penyetaraan dari Bradford, bukan dari MDIS. Karena MDIS tidak bisa mengeluarkan gelar, harus melalui universitas afiliasinya,” bebernya.

"Nah, kemudian ya yang menjadi permasalahannya kan begini nanti kenapa UTS insearch ini kok diakui sebagai SMA atau sebagai setara SMA?" ujarnya.

Nanti dalam hal ini KPU tidak bisa dipintai pertanggungjawaban karena kesalahan Ditjen. Memang tidak bisa. Tetapi nanti di dalam persidangannya itu sendiri bisa dijadikan sebagai pintu.

"Pintu apa? Pintu lengsernya Gibran. Nah, ini belum tentu politik juga karena ini permasalahannya permasalahan hukum yang mana memang permasalahan hukum ini kalau memang dia sampai bergulir dia bisa menyebabkan kepada anomali politik yang besar," ulasnya.

Sebelumnya, dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Wapres Gibran Rakabuming Raka mendapat tanggapan dari salah satu alumni Management Development Institute of Singapore (MDIS).

 

Adalah Dian Hunafa, beauty content creator yang dikenal lewat akun TikTok @fearlessbarb. Ia mengaku tersinggung dengan isu tersebut karena turut menyerempet dirinya sebagai lulusan dari kampus yang sama. (muhsin/fajar)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X