Jumat, 28 Agustus 2026

Di Balik Seruan Dua Periode, Peneliti Citra Institute: Pengaruh Jokowi Makin Menurun terhadap Presiden Prabowo

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Kamis, 25 September 2025 | 09:39 WIB
Mantan Presiden RI, Joko Widodo
Mantan Presiden RI, Joko Widodo

 

Jakarta,RakyatSultra.id-   Pengaruh mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terhadap Presiden Prabowo Subianto diyakini terus tergerus dan menurun. Kondisi itu pun membuat para pendukung dan relawannya perlahan meninggalkannya.

Analisis tersebut disampaikan Peneliti senior Citra Institute, Efriza. Dia menilai, seruan yang diberikan Jokowi kepada para relawan untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode menjadi salah satu indikasi.

Belum lagi, pihak Prabowo sendiri tidak merespons positif seruan dua periode yang digaungkan oleh Jokowi. Sebaliknya, tokoh di sekeliling Prabowo justru menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu belum memikirkan jabatan dua periode.

Efriza menilai, seruan Prabowo-Gibran dua periode dinilai lebih sekadar untuk menenangkan para sukarelawan yang mulai menurun kepercayaan mereka atas pengaruh Jokowi terhadap Presiden Prabowo.

"Sebab pasca-Noel tertangkap OTT KPK dan juga kenyataan di-reshuffle-nya Budi Arie dari posisi Menkop, tampak jelas bahwa pengaruh Jokowi makin menurun," kata Efriza dilansir JPNN.com, Rabu (24/9).

 

Efriza lebih lanjut menilai, Presiden Prabowo perlahan mulai melepaskan diri dari pengaruh Jokowi di pemerintahannya. Karena itu, seruan dua periode oleh Jokowi diyakini sebagai upaya konsolidasi dan menguatkan kepercayaan para sukarelawannya saja.

"Artinya, Jokowi sedang berjuang agar tak ditinggal sukarelawannya, padahal faktanya dia sudah tidak berpengaruh di pemerintahan. Simpatisannya sudah tersingkirkan yang artinya dia sudah mulai ditinggalkan sebagai patron politik," lanjut Efriza.

Magister ilmu politik lulusan Universitas Nasional (UNAS) itu juga menilai hal tersebut sengaja dilakukan oleh Jokowi agar dirinya masih diperhitungkan oleh Prabowo.

"Karena Jokowi dan keluarganya sedang disorot kasus ijazah palsu maupun kebijakannya sebagai presiden sebelumnya yang mulai dianggap banyak masalah," tuturnya.

 

Menurut Efriza, usulan dua periode dicetuskan sebagai upaya untuk mengingatkan Prabowo bahwa Jokowi masih berpengaruh dengan memantulkan usulan itu di publik.

"Sebab, Jokowi bukan kader atau pimpinan partai, jadi "senjata" andalan politiknya yang ada hanyalah sukarelawan Jokowi, yang diyakini sudah mulai keropos," pungkas Efriza.

Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dirinya memang telah memerintahkan relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat ditanya mengenai pernyataan relawan Bara JP mendapat arahan mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh sukarelawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode)," kata Jokowi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X