Sehari setelahnya, dia melanjutkan bertemu presiden Rusia, Vladimir Putin dii Moskow. Pada pertamuan itu Jokowi siap untuk menjembatani kedua negara.
"Ternyata ini lebih untuk konsumsi salam negeri dan bukan untuk menyelesaikan konflik. Kalau kita benar-benar mau bantu yah bantu," jelasnya.
Gaya kepemimpinan Jokowi lantas dibandingkan dengan era SBY yang menurutnya lebih seimbang dalam urusan dalam dan luar negeri.
"Ini pak SBY dalam negeri bagus secara politik, ekonomi, demokrasi, reformasi, tetapi luar negeri aktif dan berdampak," pungkasnya.