Jumat, 28 Agustus 2026

DPRD Konawe Siap Perjuangkan Ribuan Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Kamis, 18 September 2025 | 14:02 WIB
Ketua DPRD Konawe didampingi pimpinan DPRD lainnya saat menerima aspirasi para tenaga honorer
Ketua DPRD Konawe didampingi pimpinan DPRD lainnya saat menerima aspirasi para tenaga honorer

Konawe, Rakyatsultra.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib ribuan tenaga honorer yang hingga kini belum terakomodasi dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dukungan politik itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama ratusan tenaga kesehatan, Kamis (18/9/2025).

“Kami ada di sini karena kalian semua. Olehnya itu kita akan berjuang bersama. DPRD Konawe mendukung pengangkatan PPPK Paruh Waktu bagi tenaga honorer yang memenuhi syarat,” tegas I Made Asmaya di hadapan peserta RDP.

Pemda Konawe juga ikut menerima aspirasi mewakili Bupati Konawe

RDP Dihadiri Perwakilan Pemda dan Tenaga Kesehatan

RDP tersebut dihadiri Asisten III Setda Konawe, Mudarman yang mewakili Bupati Yusran Akbar, serta Rahmayani Ultri yang mewakili Kepala BKPSDM. Turut hadir pula para kepala Puskesmas dan ratusan tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Kabupaten Konawe.

Dalam forum itu, aspirasi tenaga kesehatan disampaikan secara terbuka, mulai dari keterbatasan formasi, beban kerja yang tinggi, hingga harapan agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

Aspirasi Tenaga Teknis Ikut Disuarakan

Tak hanya dari tenaga kesehatan, dukungan serupa juga ditegaskan DPRD Konawe ketika menerima aspirasi tenaga honorer teknis. I Made Asmaya, yang juga politisi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa DPRD tidak akan tinggal diam melihat perjuangan para honorer yang sudah lama mengabdi.

Para tenaga honorer Di Konawe saat di kantor DPRD Konawe

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pengangkatan PPPK harus mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“Poinnya, kami akan perjuangkan agar semua yang bersyarat itu diangkat. Tetapi kita juga harus sepakat untuk tidak menuntut gaji di luar kemampuan Pemda. Kita harus sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” ujarnya, yang langsung disambut teriakan “sepakat” dari massa aksi.

Data Tenaga Honorer di Konawe

Berdasarkan data Pemda Konawe, hingga kini sudah ada 7.478 tenaga honorer yang resmi diangkat menjadi PPPK. Mereka terdiri atas 1.992 tenaga guru, 1.727 tenaga kesehatan, dan 3.759 tenaga teknis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X