Indonesia saat ini menempati peringkat kedua tertinggi di dunia dalam jumlah kasus TBC, mencapai 1.090.000 kasus.
Uji klinik vaksin M72 yang dimulai sejak September 2024 melibatkan 2.000 relawan dari Indonesia, dari total 20.000 relawan secara global.
Taruna Ikrar menyampaikan bahwa hingga kini setidaknya sudah ada 2.095 warga Indonesia yang menerima suntikan vaksin dalam uji klinik yang dilaksanakan sejak November 2024, dengan melibatkan peneliti dari berbagai universitas dalam negeri.
Menurut Taruna, selain berkontribusi dalam riset global, partisipasi Indonesia akan memberikan keuntungan strategis seperti akses lebih cepat terhadap vaksin, serta jaminan keamanan yang telah diuji dan dievaluasi oleh tim independen yang terdiri dari profesor bidang farmakologi dari berbagai kampus.
“Jika hasilnya baik, kita berharap kasus TBC di Indonesia dapat ditekan dan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan vaksinnya,” pungkas Taruna.