Dalam peristiwa tersebut, 17 orang berhasil selamat, sementara enam orang penumpang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Keenam penumpang tersebut masing-masing adalah Nasmi,S.Pd (40), Aifa (6 bulan), Wa Nanti (55), Fahrul (3), Rusmayana (29) dan Rosdiana (40). Keenam korban tersebut sudah dikembalikan kepada pihak keluarga dan dimakamkan pada Senin (8/8).
Senin kemarin, nahkoda KM Lintas Samudera, La Naona (48) dan ABK Jamil dan La Feri, tengah diperiksadi Polsek KPPP Raha.
“Kedua ABK dan nahkodanya sementara diperiksa. Mereka membenarkan bahwa pemicu terjadinya kebakaran di atas perahu motor tersebut disebabkan oleh percikan api dari mesin yang menyambar selang bahan bakar. Nahkoda dan kedua ABK ini sempat menginstruksikan agar penumpang memakai pelampung, tapi dalam peristiwa itu ada yang tidak sempat memakai pelampung, sehingga ada yang korban. Posisi jerigen bensin saat itu berada di atas atap perahu motor," terangnya. (sra-p2/b/din)