RAHA, rakyatsultra.id - Mendekati hari H pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak tanggal 14 Februari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna kembali menggelar simulasi pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Kelurahan Napabalano Kecamatan Napabalano, pekan lalu.
Ketua KPU Muna, LM Askar Adi Jaya mengatakan, proses simulasi berjalan baik dan lancar tanpa ada hambatan, berlangsung sesuai waktu yang disediakan, mulai pukul 07.00 WITA hingga pukul 13. WITA.
Simulasi tersebut kata Askar diikuti oleh 100 orang wajib pilih di TPS 1 dari 300 wajib pilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Askar mengatakan , penyelenggara pemilu, PPK dan PPS ikut terlibat dalam proses simulasi.
Baca Juga: Bachrun Tunggu Restu Mendagri untuk Mutasi Pejabat
Hasilnya, peserta pemilu yang menggunakan hak pilihnya dalam simulasi tersebut dapat menyalurkan hak pilihnya di bilik suara tanpa ada kendala dalam rentang waktu lima hingga delapan menit.
"Ada penyelenggara yang khusus mencatat waktu yang digunakan oleh pemilih saat mencoblos, pemilih mulai dari mengambil kertas suara hingga memasukannya dalam masing-masing kotak suara, waktunya bervariasi, paling cepat lima menit dan paling lama delapan menit," sebutnya.
Sementara waktu yang digunakan penyelenggara di TPS untuk menyelesaikan proses perhitungan dan rekapitulasi suara di TPS, berakhir pada pukul 24.00 WITA atau jam 12 malam.
"Proses perhitungan dan rekapitulasi hingga sampai penginputan di aplikasi Sirekap KPU, dapat diselesaikan pada jam 12 malam," sebutnya.
Askar mengatakan, simulasi ini menjadi gambaran proses pemilu yang sesungguhnya terjadi pada tanggal 14 Februari mendatang.
"Kita berharap, waktu yang digunakan pada saat simulasi ini tidak berbeda jauh dengan pemilu tanggal 14 Februari mendatang," pungkasnya. RS