"Saya sudah laporkan ke pihak kepolisian. Mudah-mudahn polisi bisa mengungkap dan mengusut kasus ini. Kepada yang melakukan pembakara, mudah-mudahan itu ia lakukan karena hilaf dan secepatnya sadar," harap Andi Arwin.
Pasca kejadian tersebut, Andi Arwin bersama keluarga lebih waspada lagi.
Nasib yang sama juga menimpa dua warga Motewe Kelurahan Sidodadi, La Zatila dan Wa Ode Langga. Dua unit rumah tersebut ludes terbakar sekitar pukul 00.3O WITA Senin dini hari.
Kobaran api bermula dari rumah Wa Ode Langga. Rumah tersebut selain sebagai rumah tinggal, tetapi juga difungsikan sebagai rumah kos. "Menurut anak-anak yang tinggal di dalam rumah Wa Ode Langga, malam itu tidak ada yang menyalakan kompor, bakar obat nyamuk atau menyalakan televisi. Sementara pemilik rumah sedang berada di Bitung,"kata Zatila.
Kebakaran yang terjadi di rumah Wa Ode Langga, ikut menyambar rumah Zatila yang terbuat dari kayu Jati. "Kerugian yang saya alami ratusan juta rupiah, karena tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya pakaian di badan,"ucapnya. (sra/ags)