MUBAR, rakyatsultra.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) dan TP PKK resmi melaunching gerakan menanam cabai di perkebunan.
Pj Bupati Muna Barat Dr Bahri mengatakan dalam rangka menekan inflasi daerah di kabupatan Mubar serta meningkatkan ketersediaan komoditas pangan ditingkat rumah tangga dan ekonomi masyarakat sebagai implementasi dari UUD nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, maka perlu mencanangkan gerakan penanaman cabai dan bahan pangan lainnya pada lahan kering serta pemanfaatan lahan pekarangan.
“Gerakan penanaman cabai dan bahan pangan lainya pada lahan kering dan lahan pekarangan dalam rangka mendukung program nasional penanganan inflasi daerah termasuk di Muna Barat ini,” kata Bahri, Selasa (22/11).
Bahri menyebut, tujuan kegiatan Louncing ini adalah meningkatkan ketersediaan pangan baik dari hasil produksi masyarakat desa meningkatkan keterjangkauan pangan bagi warga masyarakat desa serta meningkatkan konsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang, aman higienis,bermutu yang tidak bertentangan dengan agama keyakinan dan budaya masyarakat serta berbasis pada potensi sumber daya lokal.
“Manfaat gerakan Louncing gerakan penanaman cabe adalah sebagai warung hidup, lumbung, hidup, apotik hidup serta sebagai bak hidup dan sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan ataupun lahan yang tersedia lainya yang belum dimanfaatkan,” ucapnya.
“Mari kita bersama-sama menyukseskan program pemerintah dengan menekan inflasi dengan menanam komoditi cabe rawit,jagung,padi,ubi talas kacang dan kedelai agar bisa membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga,” sambungnya.
Bahri menambahkan hal tersebut juga merupakan arahan Presiden RI Joko Widodo, yang meminta gubernur, bupati dan wali kota untuk bersama-sama menurunkan inflasi di daerah. Untuk itu, Bahri mendukung gerakan menanam cabai dengan memanfaatkan perkarangan, yang dilakukan oleh ASN,TP PKK serta masyarakat di lingkup Pengkab Mubar