Puing-puing kios milik pedagang pasar Laino
RAHA - Kabar duka kembali menyelimuti Kabupaten Muna. 627 kios milik pedagang di Pasar Sentral Laino Raha, ludes dilalap si jago merah, Jumat (5/6/2020 dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Informasi yang dihimpun jurnalis Rakyat Sultra di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sumber api pertama kali terlihat dari salah satu kios milik pedagang di sebelah Utara (Samping Hotel Sombaya), kemudian menjalar ke kios lainnya secara paralel dalam waktu yang cukup singkat yang menyebabkan 627 kios rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing kayu yang telah berubah bentuk menjadi arang.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan di TKP tak mampu menahan laju kebakaran yang turut ikut menghanguskan empat unit motor yang diparkir di jalan raya. Menurut kesaksian salah seorang pedagang yang kerap dipanggil Bapaknya Nasrul, angin kencang dari arah laut menambah laju api.
"Saya sempat menyelamatkan barang dagangan dan menaruhnya di jalan raya tapi karena angin kencang, api menyambar sampai ke jalan. Beginilah kondisi jualan saya, terbakar dan tidak ada yang utuh,"ucap pria yang sehari-hari menjual keranjang dan sapu ini. Ia menyebutkan, kerugian yang ia alami ditaksir mencapai Rp100 juta lebih.
Demikian dengan pedagang parang, Lolong. Ia tak bisa menyelamatkan barang dagangannya yang masih tersimpan di dalam kios. Hanya sebagian barang yang bisa diselamatkan, karena api sangat cepat membakar kios-kios yang semi permanen ini.
"Saya pikir api tidak sampai menyebrang ke kios saya, sehingga saya masih sempat membantu teman untuk menyelamatkan barangnya, ternyata semua kena juga dan barang dalam kios tidak bisa diselamatkan," kata Lolong yang ditemui saat sedang mengais sisa barangnya pascakebakaran.
Demikian pula dengan pedagang sembako, Bapa Intan. Tak banyak barang yang ia selamatkan.
"Sebagian besar barang dagangan saya tidak bisa diselamatkan. Kerugian yang saya alami sekitar Rp 400 juta, karena saya juga jadi distributor,"pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab terjadinya kebakaran masih misterius. Polisi sementara melakukan penyelidikan dan olah TKP.
"Penyebab kebakaran sementara diselidiki. Tim Inafis dari Polres Muna akan turun," kata Kapolsek Katobu, Iptu Darul Aqsa ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya.
Menyikapi musibah ini Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna, La Ode Darmansyah mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kios dan tempat bagi para pedagang korban kebakaran.
"Sebagian pedagang ini kan sudah memiliki nomor kios di pasar yang baru, hanya mereka masih enggan pindah menempati kios yang tersedia dengan berbagai alasan. Nah, kemudian pedagang yang belum tercakup ini yang akan dipikirkan oleh pemerintah daerah," jelas Darmansyah. (sra/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:57 WIB
Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:10 WIB
Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB
Rabu, 17 Desember 2025 | 19:35 WIB
Rabu, 23 Juli 2025 | 20:12 WIB
Kamis, 3 Juli 2025 | 05:55 WIB
Senin, 23 Juni 2025 | 16:07 WIB
Senin, 21 Oktober 2024 | 10:50 WIB
Jumat, 5 April 2024 | 21:11 WIB
Senin, 25 Maret 2024 | 15:01 WIB
Selasa, 19 Maret 2024 | 08:54 WIB
Minggu, 18 Februari 2024 | 20:12 WIB
Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB
Jumat, 2 Februari 2024 | 14:21 WIB
Kamis, 1 Februari 2024 | 19:16 WIB
Kamis, 1 Februari 2024 | 19:10 WIB
Kamis, 25 Januari 2024 | 13:26 WIB
Selasa, 23 Januari 2024 | 11:44 WIB
Kamis, 18 Januari 2024 | 12:55 WIB
Kamis, 11 Januari 2024 | 11:10 WIB