LAWORO - Bupati Muna Barat (Mubar) LM Rajiun Ilaihi Tumada mengancam akan menggati sejumlah kepala sekolah yang tidak hadir saat pertemuan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Rabu (24/1). Pertemuan wajib dihadiri semua kepala sekolah SD, SMP, Pengawas SD dan SMP, kepala sekolah TK dan PAUD, terdapat delapan kepala sekolah yang tidak hadir. Empat kepala SD dan empat kepala SMP.
"Kita lakukan pertemuan ini bukan setiap hari. Kalau ada yang ingin disampaikan, silakan utarakan saat pertemuan ini, karena tidak setiap hari juga. Kalau tidak ada keterangan, saya minta kepada dinas (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) dilakukan pergantian kepala sekolah minggu depan," tegas Rajiun saat pertemuan itu.
Rajiun mengatakan, sikapnya terhadap kepala sekolah yang tidak hadir bukan karena dia meminta dihormati, tetapi sebagai pembelajaran apabila ada undangan dinas yang sifatnya penting wajib dihadiri
"Saya tidak minta dihormati, tetapi jika ada pertemuan untuk kepentingan dinas harus datang karena ada hal-hal yang perlu disampaikan," ujarnya.
Bupati juga meminta kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencatat nama-nama tersebut lalu segera dikomunikasikan dengan dirinya. Jika kedelapan kepala sekolah tersebut tidak memiliki keterangan berarti minggu depan akan diganti.
"Kalau yang sakit harus ada keterangan dokter. Kalau izin, harus diketahui oleh kepala dinas. Kalau itu ada, maka mereka aman, kalau tidak ada keterangannya harus diganti karena tidak patuh terhadap pimpinan," tegasnya.
Bukan itu saja, Rajiun juga memerintahkan Dikbud agar tidak mengikutsertakan PAUD yang kepala sekolahnya tidak hadiri pertemuan. "Untuk PAUD yang kepala sekolahnya tidak hadir. Jangan berikan bantuan," ujarnya.
Sementara itu Kepala dinas pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Ramadhan mengatakan jika dirinya sudah memberikan undangan kepada seluruh kepala sekolah baik itu SD,SMP, Pengawas SD dan Pengawas SMP.
"Kita sudah sebarkan semua undangan untuk kegiatan hari ini. Sempat ada yang minta izin tapi itu belum diketahui kepsek dari mana," pungkasnya. (*/b)