RAHA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muna mulai mengenalkan bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya (narkoba) kepada para murid Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Muna. Salah satu metode penyampaian yang dilakukan BNNK Muna adalah melalui apel siaga di sekolah dan simulasi permainan.
Selasa (31/5), Petugas BNNK Muna menggelar apel siaga di SDN 3 Kontunaga. Di hadapan peserta apel, petugas BNNK Muna Robert SKM menyampaikan dan mengenalkan tentang apa itu narkoba, bagaimana bahaya menyalahgunakannya, serta sanksi hukum bagi penyalahguna dan kurir.
Diwawancarai jurnalis koran ini, Robert mengatakan, bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba semacam ini sangat penting untuk diketahui para murid, agar mereka tidak mendekati narkoba. Narkoba layak diketahui oleh semua orang, termasuk murid SD, agar jenis dan bahaya narkoba bisa diketahui sebagai pengetahuan dan wawasan. Namun dalam artian bukan untuk didekati. Sebab, jika mendekati narkoba, akan mencoba dan akhirnya menjadi pemakai,"jelasnya.
Ia mengatakan, kegiatan apel siaga seperti ini merupakan salah satu upaya untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Muna, khususnya di lingkungan pendidikan.
Ia mengatakan, saat inu penyebaran narkoba hampir memasuki seluruh ruang elemen di masyarakat, termasuk di Sekolah Dasar. Di Sulawesi Tenggara, penyalahguna narkoba coba-coba pakai, tertinggi adalah dari kalangan pelajar mulai SD,SMP dan SMA, serta mahasiswa. "Olehnya itu kita harus melakukan upaya pencegahan, jangan sampai ada anak-anak kita, ada yang terjerumus menyalahgunakan narkoba atau menjadi kurir narkoba," terangnya. (rs)