Kendari, rakyatsultra.id - Panggung suksesi kepemimpinan di Universitas Halu Oleo (UHO) memasuki babak krusial. Sebanyak 10 bakal calon rektor secara bergantian memaparkan visi, misi, dan program strategis dalam Rapat Senat khusus tergelar di Auditorium Mokodompit, Selasa (30/6/2026). Momentum ini menjadi ajang pembuktian kualitas dan kesiapan para kandidat dalam meraih kursi UHO 01.
Sebelum Ketua Senat, Prof. Dr. H. Jamili, M.Si didampingi Sekretaris Senat Akademik UHO, Dr. Muhamad Masri, SE., M.Si memimpin jalannya Rapat Senat Khusus untuk tahapan Pilrek periode 2026–2030, acara diawali dengan sambutan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO terhitung sejak 15 Juni 2026.
Khairul Munadi meyakini bahwa UHO memiliki modal besar untuk menjadi salah satu universitas terbaik di kawasan Indonesia Timur, asalkan seluruh civitas akademika bergerak menuju arah yang sama.
"Ini bukan sekedar tahapan pemilihan rektor semata, melainkan menjadi momentum membangun kepercayaan dan menyatukan optimisme pembangunan UHO yang lebih cerah. Memang setiap universitas memiliki dinamika, tetapi bagaimana mampu dikelolah dengan mengutamakan kepentingan seluruh civitas akadimika diatas kepentingan kelompok," katanya.
Dia juga berpesan, setelah proses Pilrek tuntas maka tidak boleh ada lagi sekat-sekat, serta bagaimana bersama-sama bisa memberikan solusi bagi masyarakat dengan tetap menjaga marwah UHO, mengingat kepercayaan merupakan aset paling berharga.
"Amanah yang saya emban bagaimana proses Pilrek ini berlangsung secara objektif, bermartabat dan menghasilkan pemimpin UHO yang terbaik." tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas oleh 10 bakal calon rektor serta pembacaan tata cara penyampaian visi misi dan program kerja. Penyampaian visi misi dan proker dimulai oleh kandidat nomor urut satu, kemudian secara berurutan hingga nomor urut ke 10, masing-masing diberi waktu 10 menit. Adapun menjawab pertanyaan delapan panelis, berdasarkan pencabutan nomor undian calon rektor yang dilakukan secara acak dan terbuka oleh Ketua Senat.
Usai itu, Ketua Senat menutup agenda mendengarkan visi misi dan program kerja bakal calon rektor UHO, selanjutnya kegiatan rapat senat tertutup dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026.
Untuk diketahui, berikut 10 bakal calon rektor UHO bersama misi sesuai nomor urut:
1. Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si : Visi 2026-2030 menjadikan UHO sebagai universitas inovatif berkelas dunia yang berakar pada kearifan lokal, berdaya saing global, dan menjadi katalis kemajuan Sulawesi Tenggara.
2. Prof. Dr. Edy Karno, S.Pd., M.Pd : Menjadi universitas kelas dunia yang unggul dalam pengembangan wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan berbasis pendidikan berkualitas, inovasi berkelanjutan, dan berdampak pada tahun 2030” . Transformasi, reputasi, digitalisasi, dan internasionalisasi (TRENDI).
3. Dr. H. Herman, S.H., LL.M : UHO MARITIM EMAS 2045, melalui penjabaran misi yakni Perguruan Tinggi Kelas Dunia, Inklusif, Adaptif, Berdampak, Menuju Indonesia Emas 2045 dimana berkontribusi mencetak generasi unggul, berkarakter, produktif, inovatif, berdaya saing global, dan memiliki komitmen kebangsaan untuk mewujudkan Indonesia maju, adil, mandiri, dan sejahtera.
4. Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si : Mewujudkan Universitas Halu Oleo Sebagai Socio-Techno University. Unggul, Inovatif, dan Berdaya Saing Global Yang Menjadi Penggerak Pengembangan Wilayah Pesisir, Kelautan, dan Perdesaan.
5. Prof. Dr. H. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P. : Akselerasi Universitas Halu Oleo menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia yang Inklusif, Adaptif, dan Berdampak Nyata bagi Wilayah Pesisir, Kelautan, dan Perdesaan.