Jumat, 28 Agustus 2026

Pengprov PBFI Resmi Dikukuhkan

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 15 November 2021 | 07:08 WIB
  Pelantikan Pengurus Provinsi Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia Sulawesi Tenggara (Pengprov PBFI Sultra) Masa Bakti 2020-2024.   KENDARI - Pengurus Provinsi Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia Sulawesi Tenggara (Pengprov PBFI Sultra) masa bakti 2020-2024 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PBFI, Irwan Alwi, Sabtu (13/11/2021). Pelantikan yang berlangsung di Swiss Bell Hotel ini dihadiri langsung Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraha Nasional Indonesia (KONI) Sultra, Muhammad Tahir Lakimi dan Kadispora Pemprov Sultra, Tio Prasetio Prahasto. Dalam sambutannya, Irwan Alwi berpesan kepada Pengprov PBFI Sultra terlantik segera menjalin sinergitas dengan berbagai stakeholder yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara sehingga pembinaan olahraga memiliki warna yang baik dalam pembinaan prestasi. "Sebab kita berharap hadirnya PBFI di Sultra ini tentu akan memberikan kontribusi presitasi buat KONI Sultra mengigat PON 2024 tinggal menghitung waktu. Bulan depan sudah 2022, pra kualifikasi PON 2023. Kita berhaap hadirnya PBFI bisa meloloskan altet Binarga di PON 2024," ungkapnya. Irwan menjelaskan, Binaraga bukanlah olahraga baru di Indonesia. Melainkan eksistensi sudah terlihat sejak 1967 sewaktu masih tergabung dalam Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI). "Dan kami menjadi peserta PON pertama, PON ke 6 di Surabaya pada 1969," ujar orang pertama yang memimpin PBFI setelah terpisah dari PABBSI. Sementara itu, Sekum KONI Sultra, Muhammad Tahir Lakimi memastikan, sejak dikukuhkannya pengurus PBFI, maka hal tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengambilan keputusan KONI Provinsi Sulawesi Tenggara ke depan. "Menjelang musyawarah luar biasa yang Insyaallah tidak lama lagi kita lakukan, maka PBFI memiliki hak suara. Inilah yang perlu kami sampaikan bahwa, pengukuhan kali ini menjadikan PBFI bagian terpenting yang tak terpisahkan dari KONI Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengambil langkah-langkah strategis," terang Tahir Lakimi. Dirinya pun mengajak, Pengprov PBFI memikirkan bersama masa depan KONI Sultra menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 yang bakal berlangsung di Kabupaten Buton dan Kota Baubau. Ditempat sama, Ketua Pengprov PBFI Sultra terpilih, Richard Rochardo, menargetkan, dalam waktu dekat pihaknya segera membentuk kepengurusan di kabupaten kota. "Terdekat yang akan kita upayakan capai adalah bagaimana caranya, pertama membentuk kepengurusan kabupaten dan kota. Kedua, kedepan dengan adanya Porprov 2022 artinya kami harus bersinergi berkoordinasi dengan cepat untuk bagiamana caranya menyiapkan atlet-atlet dan bagaimana caranya agar Porprov 2022 itu cabang olahraga Binaraga bukan lagi menjadi eksibisi melainkan cabang olahraga utama," ungkapnya. Richard membeberkan, secara legal standing, anggota PBFI berasal dari sembilan kabupaten kota, seperti Kota Kendari, Konawe, Kolaka, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Buton, Baubau, Bombana dan Konawe Selatan. Dirinya pun merencanakan menggelar Kejurda untuk mencari bibit-bibit atlet yang bisa mewakili PBSI diajang PON mendatang. "Salah satu cara untuk seleksi atlet inikan bagian dari pembinaan. Jadi ketika berbicara (seleksi, red) berarti ada proses pembinaan yang kita lakukan. Tadi sudah disampaikan pak Sekum KONI kalau bisa kita ekselerasi dengan melakukan Kejurda kejuraan daerah, ini akan kedepan, secepatnya," pungkas Richard. Diketahui, kehadiran Pengrov PBFI Sultra menjadikan Binaraga menjadi cabang olahraga (cabor) ke 44 yang ada di bumi anoa. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X