KENDARI, RSONLINE - Sekira 300 siswa SMAN 4 Kendari mengikuti Seminar sekaligus Pelatihan Digital Learning yang digelar oleh Telkomsel di Aula SMAN 4 Kendari dengan tajuk Create Your Own Mobile Apps, Kamis (13/10) .
Untuk di Sulawesi Tenggara, Next Dev Junior digelar didua sekolah yaitu SMA Negeri 4 Kendari dan SMA Kartika Kendari.
Di SMAN 4 Kendari sendiri merupakan sekolah kedua yang menjadi tempat pelatihan aplikasi mobile kepada pelajar SMA. Sebelumnya pihak Telkomsel telah melakukan seminar serta pelatihan di SMA Kartika Kendari.
Siswa SMAN 4 Kendari sudah melahirkan 30 produk bahan ajar yang telah dibuat, melalui pelatihan bersama Telkomsel. Sedangkan siswa SMA Kartika Kendari telah membuat 40 prodak bahan ajar.
NextDev Junior merupakan salah satu program CSR Telkomsel di industri digital kreatif berupa kompetisi pengembangan aplikasi digital, yang diharapkan akan mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia, dimana salah satu pilar utamanya adalah hadirnya berbagai aplikasi asal Indonesia yang bernilai tambah dan memiliki dampak sosial yang positif.
Melibatkan Oracle Studio dan Hicca Studio sebagai motivator dan inspirator dari pelaku industri aplikasi, pelatihan NextDev Junior terbagi atas tiga tahapan. Tahap pertama diawali dengan seminar bagi seluruh siswa di sekolah terpilih, yang kemudian diikuti dengan penjaringan kandidat siswa dan training bagi siswa terpilih. Pelatihan ini sendiri meliputi pengenalan awal aplikasi mobile, pengenalan perangkat lunak (software) untuk membuat aplikasi, dan pembuatan aplikasi mobile sederhana.
Pada tahap kedua, peserta dilatih untuk membuat aplikasi mobile yang dinamis berdasarkan layout, naskah, dan animasi. Lalu pada tahap terakhir, peserta melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi mobile tersebut untuk selanjutnya dipublikasikan sehingga dapat diunduh atau diakses secara online oleh siswa.
Spv. Youth & Community Kendari Henry D.Kuhon mengatakan, saat ini segmen remaja merupakan salah satu pengguna aktif internet dan berbagai aplikasi digital. Hal itu baik menjadi bekal untuk membangun Indonesia di masa mendatang.
"Untuk itu melalui NextDev Junior, kami memberikan pelatihan pembuatan aplikasi mobile kepada pelajar SMA secara berkelanjutan untuk memperkenalkan dunia aplikasi lebih dini ke segmen ini. Tentunya ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menumbuh kembangkan ekosistem digital berbasis aplikasi," katanya.
Dalam NextDev Junior, para siswa dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk membuat aplikasi mobile sebagai sarana dan metode baru dalam kegiatan belajar mengajar yang interaktif dan efektif.
Salah satu perwakilan guru SMAN 4 Kendari Chairunnisa mengatakan, siswa diperkenalan aplikasi mobile ini agar dapat membuat sendiri bahan ajar yang bersifat mobile untuk dipelajari dan tidak lagi mengharapkan semua sumber pelajaran dari guru.
"Kita ingin menyumbangkan keahlian, bahwa guru itu berkarya dan selalu berkarya, yang kedua adanya kolaborasi antara guru dan siswa untuk membuat bahan ajar dan membuat kemajuan serta terobosan di dunia IT dalam melahirkan sebuah inovasi baru," ujar Chairunnisa.
Sementara Laode Suiab selaku Kepala SMA Kartika Kendari mengatakan, kegiatan seminar ini sebagai pelatihan bagi para siswa untuk membuat bahan ajar digital berbasis android, kapanpun bahan ajar dapat diakses dan dipelajari.
“Di sini kreasi anak-anak yang ditonjolkan, guru membimbing berdasarkan kurikulum, harapan dari semua itu dalam proses belajar mengajar akan lebih mudah, karena menggunakan sitem android, apalagi WiFi sekolah sudah ada," katanya. (p11-p9/b/alp)