Operasi Rifki Tunggu Tim Dokter Terbentuk
Penanganan Rifki bayi penderita Hydrocephalus asal Bombana di RSUP Wahidin Makassar semakin ditingkatkan, setiap dua jam perawat dan dokter ahli mengunjungi Rifki yang dirawat di ruangan Lontara I Klas III.
Intensnya pemeriksaan kepala Rifki di RS Wahidin Sudirohusodo bukan tanpa alasan, sebab penuturan staf ahli dokter syaraf penyakit Hydrocephalus yang diderita sang bayi berumur satu tahun itu, sudah cukup lama, sehingga rongga kepala membutuhkan waktu untuk tersambung dan tersusun secara baik.
Namun optimisme untuk kesembuhan Rifki begitu besar, sebab kata dokter ahli syaraf yang memeriksa Rifki yakni dr Wili, penyakit Rifki masih bisa tertangani dengan baik. Hanya saja, untuk menuju tahap operasi harus di diagnosis secara cermat.
Dua hari pasca dirawat di RSUP kondisi Rifki cukup membaik, sesekali Rifki tertawa bersama neneknya Dahlia (51) saat diajak bermain.
Untuk penanganan, kini sedang menunggu tim dokter terbentuk. Untuk menuju tahapan operasi dokter ahli syaraf, dan akan dibentuk tim, agar koordinasi kedua dokter ahli yang akan menangani Rifki tetap selalu memantau kondisi fisik, dan sejauh mana perkembangan penyakit yang diderita Rifki.
Sampai hari ini, tindakan yang di ambil masih seputar pemeriksaan lanjutan di Radiologi untuk memantau bagaimana kondisi kepala Rifki setiap hari, apakah mengalami produksi cairan didalam kepala Rifki berlebihan atau mengalami penurunan.
Dari hasil pemeriksaan di Radiologi menunjukan, adanya penumpukan cairan masih terjadi disebelah kanan kepala, sehingga kepala Rifki mengalami pembengkakan dibagian kanan.
Menurut dr Yohana yang memeriksa hasil radiologi Rifki, penanganan Rifki harus secepatnya dilakukan agar cairan-cairan yang ada didalam kepala sang bayi secepatnya dikeluarkan secara perlahan melalui selang. **