KENDARI, rakyatsultra.id - Lembaga Amal Center Indonesia (AMCI) mengelar kegiatan penulisan Alquran bersama keluarga besar AMC, dalam rangka membentuk karakter dan keluarga Qurani.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor AMCI beralamat di Jalan Samratulangi Mandonga Kendari, dipimpin langsung pendiri AMCI, Amaluddin M., ST didampingi Pendiri K4 Project, Deka Mochammad Rosadi. Dalam acara tersebut, peserta yang hadir tidak hanya orang tua namun juga anak-anak.
Amaluddin saat ditemui di tempat acara menuturkan, kegiatan penulisan alquran yang digagasnya juga bertujuan membiasakan diri agar bisa dekat dengan alquran.
“Olehnya itu kita dari AMC memulainya dengan menulis alquran minimal dimulai dari lingkungan keluarga terdekat kita, semoga dengan langkah ini bisa memberikan manfaat positif kepada keluarga kita, dan kedepan kita akan galakkan untuk masyarakat luas” terangnya.
Selain itu, kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari hasil penandatanganan Piagam Kendari untuk mendorong masyarakat cinta Alquran sebagai revolusi mental generasi muda, yang ditekennya bersama pendiri K4 Project pada 26 Februari 2024 di Kendari.
Sementara itu, untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan penulisan Alquran, pihak AMC dan K4 Project menyiapkan modul dan alat tulis untuk peserta.
Modul itu berisi naskah alquran yang telah dicetak tipis, yang akan digunakan sebagai media penulisan alquran, sehingga memudahkan peserta menulis alquran.
Piagam Kendari
Sementara itu, Pendiri AMCI bersama dengan Pendiri K4 Project pada hari sebelumnya melakukan penandatanganan Piagam Kendari untuk mendorong masyarakat cinta Alquran sebagai revolusi mental generasi muda pada hari Jumat (26/1/2024).
Amaluddin mengatakan penandatanganan Piagam Kendari ini dilakukan karena melihat sebagian generasi muda dan masyarakat Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara (Sultra) ditengah perkembangan zaman dan teknologi yang begitu pesat sudah mulai terpengaruh hal-hal negatif, sehingga harus mengembalikan Alquran kepada khittahnya.
“Hal itu tentu kita harus tangkal dengan pemahaman Qurani, tentu jika kita pahami dan jadikan Alquran sebagai pedoman hidup kita, InsyaAllah kita tidak terjebak dalam hal-hal negatif,” kata Amaluddin.