kriminal

AJI Kota Kendari Tegaskan Kapolda Sultra Harus Evaluasi Kinerja Kapolres Baubau

Kamis, 30 Maret 2023 | 09:28 WIB


KENDARI,rakyatsultra.id
-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari mengecam tindakan Kapolres Baubau yang melayangkan surat panggilan terhadap 2 orang jurnalis Tribunnews Sultra, Risno Mawandili dan Reymeldi Ramadhan.

Sebelumnya, Risno Mawandili dan Reymeldi Ramadhan dilaporkan ke Polres Baubau terkait kasus dugaan pencemaran nama baik oleh seorang developer bernama Ardin ke Polresta Baubau setelah menulis berita yang berjudul ‘Sosok 7 Terduga Pelaku Rudapaksa 2 Anak Yatim di Baubau, Ada Pemilik Perumahan dan Menantunya’.

Maka dari itu, Kordiv Advokasi AJI Kendari, La Ode Kasman Angkosono meminta kepada Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto agar mengevaluasi kinerja Polres Baubau yang dinilai menciderai Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dewan Pers dan Mabes Polri terkait perlindungan kerja-kerja jurnalistik.

Sebab, tindakan Kapolres Baubau yang melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap jurnalis Tribunnews Sultra, Risno Mawandili dan Reymeldi Ramadhan merupakan bentuk kriminalisasi serta ancaman kebebasan pers di Sulawesi Tenggara.

Kemudian, La Ode Kasman Angkosono juga mengatakan, pemanggilan 2 jurnalis atas dasar UU ITE membuktikan Polres Baubau tidak paham jurnalis dalam melakukan kerja-kerjanya dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Polres Baubau memanggil 2 jurnalis Tribunnews Sultra dengan alasan hanya untuk berduskusi, menurut kami sangat tidak masuk akal. Sebab, Polres Baubau telah mengeluarkan panggilan resmi untuk permintaan keterangan dalam UU ITE,” ucapnya, Rabu (29/03/23)

“Saya kira beberapa hal tersebut menjadi bukti nyata ketidakprofesionalan polisi dalam rangka menjalankan tugas,” jelas Kasman.

Halaman:

Terkini