kriminal

Polres Konawe Pastikan Informasi Penculikan Anak adalah Hoax

Kamis, 2 Desember 2021 | 05:50 WIB
  Konferensi pers Polres Konawe bahwa informasi penculikan anak adalah hoax.   UNAAHA - Kepolisian Resort (Polres) Konawe memastikan percobaan penculikan seorang anak di Kabupaten Konawe tidak benar adanya. Hal itu sampaikan langsung oleh Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso SIK usai pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap seorang ibu yang memposting template yang bertuliskan anaknya hampir saja di culik. Postingan yang diunggah oleh akun Facebook atas nama Andriani Adelaliskha terkait dugaan penculikan anak yang sempat viral di sosial media (Sosmed) pada Senin 29 November 2021 sudah dibagikan berulang kali. Postingan tersebut sontak membuat gaduh masyarakat khususnya di Kabupaten Konawe. Kepala Kepolisian (Kapolres) Konawe Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wasis Santoso, S.IK mengatakan setelah beredarnya informasi terkait adanya dugaan percobaan penculikan anak di Kelurahan Asambu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), polisi langsung mencari dan mendatangi kediaman pemilik akun Facebook Andriani Adelaliskha. "Karena postingan yang membuat gaduh tersebut, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Unaaha pada, Selasa 30 November 2021 memanggil bersangkutan untuk dimintai keterangan," kata Perwira Menengah Polisi berpangkat dua Melati di Pundak itu saat menggelar konferensi Pers, Rabu (1/12/2021). Menurut mantan Kapolres Buton Utara itu, dari keterangan Andriani pemilik akun Facebook Andriani Adelaliskha diketahui bahwa yang bersangkutan tidak mengetahui secara pasti peristiwa percobaan penculikan tersebut.  "Ibu Andriani hanya mendengar pengakuan dari anaknya yang bernama Adel yang berumur 9 tahun. Tidak melihat secara langsung kejadian sebenarnya," tutur Wasis. Masih kata Kapolres, setelah mendengar keterangan anaknya, tanpa berfikir panjang akan efek yang ditimbulkan, Andriani langsung memposting berita penculikan di akun Facebook miliknya dan itu telah dibagikan berulangkali oleh pengikutnya. "Postingan itu telah membuat gaduh masyarakat. Andriani telah mengklarifikasi bahwa penculikan terhadap anaknya tidak benar," ujarnya. Melalui kesempatan itu, Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso mengimbau kepada seluruh masyarakat Konawe agar tetap waspada. Pihaknya pun memastikan Polres Konawe akan selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat. "Kita akan meningkatkan kinerja dengan lebih aktif mengadakan patroli pada saat jam pulang anak sekolah," pungkasnya. Sementara itu, di tempat yang sama, Andriani yang merupakan warga Kelurahan Asambu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Konawe atas postingannya yang sempat membuat gaduh. "Saya menyampaikan permohonan maaf terkait postingan saya tentang percobaan penculikan anak saya di Facebook. Saya tidak ada niat untuk membuat gaduh masyarakat Konawe. Tujuan saya hanya memberikan informasi kepada ibu-ibu agar selalu hati-hati dan waspada menjaga anaknya. Dengan ini saya ucapkan permohonan maaf atas postingan saya," pungkasnya. (cr2/b/aji)

Tags

Terkini