Serah Terima Jabatan Kapolres Kolaka Utara.
LASUSUA - Dugaan aktivitas petambangan nikal ilegal yang kian marak terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), saat ini tengah menjadi sorotan dari berbagai kalangan.
Kondisi ini bakal menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Kapolres Kolut yang baru, AKBP Moh Yosa Hadi MM.
Diketahui, AKBP Moh Yosa Hadi, resmi menjabat Kapolres Kolut yang baru menggantikan Kapolres sebelumnya, AKBP I Wayan Riko Setiawan MH, yang hengkang ke Polda Sultra dengan jabatan baru sebagai Kepala Bagian Pengawas Penyidikan (Kabagwasdik) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Pasca-serah terima jabatan (Sertijab) di Polda Sultra beberapa hari lalu, upacara pisah sambut Kapolres Kolut yang baru ini, resmi digelar di pelataran Kantor Polres Kolut, Rabu (10/11/2021), yang diikuti Wakapolres Kolut bersama jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, di hadapan awak media Kapolres Moh Yosa Hadi, menuturkan, ini pertama kali bagi dirinya mendapat penugasan di wilayah Kolut.
“Kita ketahui bersama Kolaka Utara ini merupakan daerah pertambangan, tetapi kita juga harus menyadari, saat ini kita masih berada dalam suasana pandemi,” ujar Kapolres dalam sesi wawancara di halaman Masjid Markas Polres Kolut, usai pelaksanaan upacara pisah sambut.
Olehnya itu, Kapolres Moh Yosa Hadi, menegaskan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengawal program pemulihan ekonomi yang saat ini tengah digalakkan Pemerintah.
Serta tetap menjaga kondusifitas wilayah hukum Polres Kolut, agar seluruh masyarakat Kolut tetap merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Pelayanan keamanan kepada masyarakat tetap akan kita kedepankan. Upaya program pemulihan ekonomi ini juga akan terus kita kawal semaksimal mungkin,” tandasnya. (r1/b/aji)