Jumat, 28 Agustus 2026

Kejari Tetapkan 2 Tersangka Dalam Kasus Korupsi Diskanak Purwakarta

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 26 Februari 2025 | 10:11 WIB
Ilustrasi uang rupiah hasil korupsi. Foto: Ricardo/JPNN.com  Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Kejari Tetapkan 2 Tersangka Dalam Kasus Korupsi Diskanak Purwakarta",
Ilustrasi uang rupiah hasil korupsi. Foto: Ricardo/JPNN.com Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Kejari Tetapkan 2 Tersangka Dalam Kasus Korupsi Diskanak Purwakarta",

Purwakarta,Rakyatsultra.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Purwakarta menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) Purwakarta.

"Kedua tersangka ini adalah seorang pejabat Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta dan satu lagi pihak penyedia," kata Kepala Kejari Purwakarta, Martha Parulina Berliana.

Pejabat Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta yang ditetapkan tersangka berinisial IR sebagai Pejabat Pembuat Komitmen di dinas tersebut. Sedangkan dari pihak penyedia berinisial DER.

Martha menjelaskan sesuai dengan pemeriksaan, kedua tersangka itu secara bersama-sama melakukan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sarana dan prasarana pemberdayaan usaha pembudidayaan ikan skala kecil kepada 31 kelompok pembudidaya ikan di Purwakarta pada Dinas Peternakan dan Perikanan setempat tahun 2023.

Untuk nilai kontrak dalam pengadaan sarana dan prasarana pemberdayaan usaha pembudidayaan ikan skala kecil tersebut mencapai Rp2.265.430.609.

Kegiatan atau proyek yang anggarannya bersumber dari APBN tahun 2023 itu dikerjakan oleh CV Mawar Indah. Tersangka berinisial DER adalah Direktur CV Mawar Indah yang beralamat di Nagri Tengah, Purwakarta.

Sedangkan nilai kerugian negara dalam kasus tersebut hampir mencapai Rp1 miliar dari alokasi anggaran pengadaan sarana dan prasarana pemberdayaan usaha pembudidayaan ikan.

Ia mengatakan, walaupun pihaknya telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu. Namun proses penyidikan masih terus dilakukan.

Atas hal tersebut tidak menutup kemungkinan bisa terjadi penambahan tersangka baru.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X