Dari aspek kesejahteraan sosial, tingkat kemiskinan di Kabupaten Konawe berhasil ditekan dari 13,25 persen menjadi 12,28 persen. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat menjadi 76,84 persen, dengan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 2,81 persen.
Sebagai daerah agraris yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara, Konawe juga mencatat peningkatan produksi di sektor pertanian. Produksi gabah kering giling meningkat dari 216.342 ton menjadi 241.504 ton, sedangkan produksi gabah kering panen naik dari 259.491 ton menjadi 289.671 ton.
Produksi beras juga mengalami peningkatan dari 124.241 ton menjadi 138.691 ton, dengan luas panen yang bertambah dari 48.743 hektare menjadi 54.057 hektare. Sementara itu, tingkat inflasi daerah tetap terjaga pada angka 3,57 persen.
Meski sejumlah capaian berhasil diraih, Pemerintah Kabupaten Konawe menyadari masih terdapat berbagai agenda pembangunan yang perlu terus diperkuat, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan infrastruktur dasar, penguatan sumber daya manusia, serta transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.
Pemerintah daerah juga berharap rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tersebut dapat menjadi masukan strategis dalam meningkatkan kualitas kebijakan serta program pembangunan daerah pada masa mendatang.