Annas Mas'ud.
ANDOOLO - Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan berbagai penunjang dalam pengelolaan pemerintahan desa dan penanganan Covid-19, serta dukungan vaksinasi berjalan tepat waktu.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) lakukan percepatan fasilitasi pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
" Sesuai arahan dan perintah pak bupati (Surunuddin) agar DPMD Konsel segera malakukan dan memfasilitasi percepatan pencairan DD dan ADD," kata Kepala DPMD Konsel, Anas Mas'ud.
Mantan Kadis Kominfo ini mengatakan, pihaknya langsung memeritahkan staf untuk menyurati para camat untuk diteruskan kepada para kepala desa bahwa DD dan ADD sudah dapat dicairkan.
"Alhamdulillah pada tanggal 15 Februari 2022,kami sudah membuat surat kepada camat untuk menginformasikan kepada semua kepala desa bahwa DD dan ADD sudah bisa dilakukan pencairan," jelas Anas.
Dan pada tanggal 17 Februari 2022 sudah ada satu desa di kecamatan Laeya yang kami berikan rekomendasi ke BPKAD untuk dapat melakukan pencairan DD dan ADD.
"Persyaratan pencairan Dana Desa sangatlah mudah pemda menyiapkan perbup tentang pengelolaan dana desa tahun 2022 dan APBDes yang telah di posting melalui aplikasi siskeudes dan tentunya apabila Desa belum memasukkan SPJ tahap ketiga tahun 2021 agar diikut sertakan dan peraturan kepala desa tentang data penerima BLT sdh ditetapkan," kata Anas.
Untuk itu Anas berharap minggu terakhir bulan Februari pencairan DD dan ADD dapat diupayakan 30 persen, sebab minggu lalu sudah ada satu desa yang diberikan rekomendasi.
"Tentunya ini akan memberi semangat bagi desa desa yang lain untuk bergegas melalukan penetapan APBDes di posting dan diajukan ke DPMD," ujarnya.
Dihubungi terpisah, Bupati Konsel H Surunuddin Dangga berharap agar pencairan DD dan ADD dapat segera menggerakkan ekonomi masyarakat desa dengan berbagai kegiatan produktif dan mendorong pengelolaan sektor unggulan desa dan masyarakat.
Selain itu sambung Bupati dua Periode ini, penerima BLT agar terlibat dalam kegiatan produktivitas desa sehingga BLT yang diterimanya merupakan salah satu sinergi antara penanganan permasalahan kemiskinan dan mendorong melakukan kegiatan produktif.
"Seperti melakukan kegiatan budidaya tanaman yang bernilai ekonomis yang kedepan dapat menjadi sumber penghasilan tetap masyarakat miskin," kata Surunuddin.
Surunuddin menambahkan bahwa kebijakan daerah lainnya yang diharapkan dapat di suport melalui DD adalah mendorong penyertaan modal BUMDes.
"Kemudian menyediakan internet desa untuk mendukung implementasi desa digital, penanganan stunting dan menggalakkan kegiatan ketahanan pangan dan hewani, penanganan covid 19 dan dukungan pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi anak sekolah," tuturnya. (ram/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:04 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:32 WIB
Jumat, 31 Juli 2026 | 18:26 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 22:09 WIB
Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:47 WIB
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:27 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 14:12 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 12:17 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 22:30 WIB
Selasa, 30 Juni 2026 | 18:35 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:10 WIB
Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:52 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:44 WIB
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:40 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:04 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:39 WIB
Selasa, 9 Juni 2026 | 14:42 WIB