Jumat, 28 Agustus 2026

Pertamina Sebut Sudah Berkali-kali Tegur Pengelola SPBU Kompak di Konkep Tetapi....! 

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Sabtu, 27 Maret 2021 | 05:49 WIB
  Taufiq Kurniawan.   KENDARI - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) wilayah VII Makassar, memberikan sanksi berkali-kali terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Supervisor Communication dan Relations PT Pertamina MOR VII Makassar, Taufiq Kurniawan mengungkapkan bahwa SPBU Compat milik PT Yudafia Energi sudah berkali-kali mendapatkan teguran dari Pertamina. Sebelumnya juga, SPBU Sangia Wawonii dikenakan sanksi pada 2017 lalu karena pelanggaran berat, akhirnya ditutup. "Kami imbau terhadap pemilik SPBU agar membangun stasiun SPBUnya sesuai dengan standar. Untuk SPBU Yudafia Energi masih dalam kategori SPBU kompak dan di Konkep tidak ada SPBU BBM satu harga, adanya hanya SPBU Kompak," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (25/3/2021). Pihaknya juga sudah berkali-kali memberikan sanksi dan teguran berdasarkan hasil temuan di lapangan. Bahkan diberikan pembinaan, karena posisinya SPBU tersebut merupakan satu satunya SPBU yang menyuplai Bahan Bakar Minyak (BBM) di Konkep. "Jika kita berikan sanksi berat, maka tidak akan ada lagi suplai BBM ke Konkep. Sisa SPBU tersebut yang menyuplai BBM di Konkep," ucapnya. Dia bilang, Pertamina juga mendorong agar di 2021 ini bisa dibuka dua SPBU baru dengan perusahaan yang berbeda dan melayani BBM satu harga, karena di Konkep tergolong daerah 3 T. "Kami akan buka SPBU di Wawonii Tenggara dan Wawonii Utara, insyaallah mulai beroperasi tahun ini, sementara proses pengerjaan pembangunan tempat SPBU," sebutnya. Kata dia, jika sudah ada 2 SPBU tersebut, tidak mungkin SPBU Yudafia ini memainkan harga lagi. Indikasinya SPBU tersebut juga memainkan harga, dan menyalurkan SPBU tidak menggunakan dispenser hanya menggunakan drom. "Sudah berkali-kali mendapatkan teguran dari Pertamina dan akan diberikan teguran lagi," tegasnya. Lanjutnya, pihaknya membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun dan mendorong pemda Konkep untuk membuka lembaga penyalur baru BBM satu harga. Dirinya berharap semakin banyak SPBU di Konkep sehingga bisa meminimalisir kecurangan yang dilakukan oleh pemilik SPBU. "Kami berharap juga Yudafia Energi tidak mengulangi hal yang sama dan bagi masyarakat yang melihat adanya kecurangan di SPBU terdekat untuk melaporkan dan menghubungi kontak Pertamina di nomor 135," tutupnya. (r5/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X