Jumat, 28 Agustus 2026

Dua Jam di UGD RSUD BLUD Konawe, Bupati Koltim Tak Sadarkan Diri

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Jumat, 19 Maret 2021 | 23:39 WIB
  dr Abdianto Ilman Dokter Jaga IGD RSUD Konawe (kanan) didampingi Humas BLUD RS Konawe Abubakar saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto: Asry/Rakyat Sultra.   UNAAHA - Selama di rawat kurang lebih dua jam di Rumah Sakit Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Kabupaten Konawe Bupati Kolaka Timur (Koltim) H. Syamsul Bahri Madjid (SBM) tidak pernah sadarkan diri. Hal itu dikatakan langsung oleh dokter jaga RSUD Konawe, dr. Abdianto Ilman yang menangani langsung Bupati SBM sejak masuk pukul 17.44 WITA. Setelah SBM masuk di Unit Gawat Darurat (UGD) BLUD RS Konawe, pihak rumah sakit langsung bergerak cepat melakukan pertolongan awal dengan memasang infus dan Penanganan medis lainnya. Selama di UGD, SBM sedang dalam kondisi koma. Informasi yang menyatakan kalau ia sempat siuman selama 10 menit, dikatakannya tidak benar. “Selama di UGD pak bupati tidak sadarkan diri,” ujarnya. Namun setelah dilakukan upaya penyelamatan, Bupati Kolaka Timur yang baru saja menjabat sekira tiga pekan lamanya ini, dinyatakan meninggal oleh dokter pada Jumat (19/3/2021) sekira Pukul 19.45.Wita. Abdi menerangkan, selama dilakukan tindakan, tim medis juga dibantu langsung dokter ahli jandung, dr. Syarif dan dokter ahli anastesi dr. Romy. Semuanya, melakukan tugasnya dengan semaksimal mungkin. Akan tetapi, pada pukul 19.45 Wita, SBM oleh tim dokter dinyatakan meninggal dunia. Penyebabnya karena penyakit cardiac arrest. “Kalau dari medis penyebabnya cardiac arrest. Berhentinya pompa jantung, sehingga suplai darah ke otak tidak ada. Bahasa masyarakatnya, serangan jantung,” terangnya. (cr2/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X