Jumat, 28 Agustus 2026

Ketua DPRD Konawe Janji Tindaklanjuti Aspirasi Guru Honorer Soal PPPK Paruh Waktu

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Selasa, 16 September 2025 | 13:56 WIB
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM didamping anggota DPRD lainnya saat menerima aksi unjuk rasa tenaga guru.
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM didamping anggota DPRD lainnya saat menerima aksi unjuk rasa tenaga guru.

Konawe, Rakyatsultra.id – Ratusan guru honorer di Kabupaten Konawe kembali menggelar aksi demonstrasi, kali ini di halaman Kantor DPRD Konawe, Selasa (16/9/2025). Setelah sebelumnya aksi di halaman kantor Bupati Konawe.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kekecewaan atas hasil pengumuman perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang tidak meluluskan satu pun tenaga guru dari wilayah Konawe.

Menanggapi aspirasi para demonstran, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM., menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia berjanji akan meminta Komisi III DPRD membahasnya secara khusus.

“Dari beberapa aspirasi yang masuk hari ini, kami akan panggil Komisi III agar semuanya bisa teragenda dengan baik. Hari Kamis langsung saya tindak lanjuti,” tegas politisi PDI Perjuangan itu di hadapan massa aksi.

Suasana aksi ratusan guru di Konawe saat mendatangi Kantor DPRD Konawe.

Made juga menyampaikan apresiasi kepada para guru honorer yang aktif menyuarakan aspirasi mereka. Menurutnya, DPRD memiliki kewajiban memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk para tenaga pendidik yang menjadi garda terdepan mencerdaskan generasi bangsa.

“Apa yang menjadi aspirasi pasti kami tindak lanjuti. Kami ada karena kalian yang berada di luar sana. Kami akan merasa bangga jika keinginan dan kebutuhan masyarakat benar-benar bisa diperjuangkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Made mengungkapkan dirinya berasal dari latar belakang profesi guru sehingga turut merasakan apa yang dialami para honorer.

“Saya juga seorang guru. Apa yang kalian rasakan, saya juga merasakan. Saya akan tindak lanjuti segera dan menyurati pihak-pihak terkait agar masalah ini bisa ditangani,” tandasnya.

Pernyataan Ketua DPRD Konawe ini menjadi bukti keseriusan lembaga legislatif dalam merespons aspirasi masyarakat sekaligus memastikan isu kesejahteraan guru honorer mendapat perhatian dalam agenda kerja DPRD.

Ratusan guru honorer tersebut tergabung dalam Aliansi Honorer R2, R3, dan R4 kabupaten Konawe, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati dan kantor DPRD Konawe, Selasa (16/9/25).

Ratusan Guru honorer menggelar aksi di DPRD Konawe

“Kami sangat kecewa karena tidak satupun dari tenaga honorer dari guru yang berstatus R2, R3, dan R4, yang diakomodir menjadi PPPK paruh waktu tahun 2025. Padahal jumlah kami masih tiga ribuan orang,” ungkap Leris, selaku Koordinator Aliansi Honorer R2, R3, dan R4 Konawe.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X