"Misalnya pembangunan posyandu yang berukuran 6x6 meter menghabiskan anggaran sampai 113 juta lebih, sama halnya dengan pembangunan fisik lainnya. Ini sangat kita sayangkan sekali, tidak bisa kita biarkan lagi sudah cukup waktu untuk kita bersabar," ucapnya.
Begitu pula dengan, biaya harian orang kerja (HOK) pada pembangunan bak penangkap sebesar 13.707.500 rupiah, rumah genset 13.885.000 dan dua bak penampung yaitu 18.160.000 rupiah juga diduga ada permainan yang dilakukan Kepala Desa Lasalimu.
Mirisnya lagi, kata dia, keberadaan PPHP tidak pernah jelas, sementara di APBDes telah dianggarkan honorariumnya untuk setiap tahunnya, belum lagi blok Grant 2015 dan 2016 ada yang tidak diterimakan. "Kepala Desa juga tidak pernah memberikan laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa pemerintahan Desa terutama terkait penyelenggaraan APBDes tahun 2015, 2016, dan 2017," tuturnya. (p2/b)