Jumat, 28 Agustus 2026

Indonesia vs Singapura: Sin Tae Yong Tak Mau Adu Penalti

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Sabtu, 25 Desember 2021 | 09:58 WIB

SINGAPURA - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu, 25 Desember 2021 malam nanti. Pertandingan akan berlangsung mulai pukul 20.30 Wita, disiarkan langsung RCTI dan iNews TV.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak mau laga leg kedua itu berakhir dengan adu penalti. Ia ingin anak-anak asuhnya menuntaskan pertandingan tersebut dengan kemenangan karena leg pertama kedua tim imbang 1-1.

"Memang ada kemungkinan hasil pertandingan ditentukan adu penalti, tetapi tidak boleh sampai ke sana. Saya pun belum memikirkan siapa yang akan menjadi penendang penalti andai itu terjadi," ujar juru taktik asal Korea Selatan itu.

Fase gugur Piala AFF 2020 memang tak mengenal keunggulan gol tandang. Bila leg kedua kembali tuntas dengan hasil seri, maka pertandingan semifinal berlanjut ke babak tambahan 2x15 menit dan adu penalti jika diperlukan.

Agar adu penalti tak terjadi, Shin Tae-yong menyiapkan pasukannya dengan baik. Pria berusia 51 tahun itu pun berharap skuad "Garuda" dapat menerapkan strategi sesuai rencana. "Kami harus lebih baik dari leg pertama," kata dia.

Semua pemain timnas Indonesia sudah dalam kondisi siap tempur untuk pertandingan tersebut.

Pemain klub Liga Slovakia, FK Senica, Egy Maulana Vikri juga sudah berlatih bersama tim dan berpotensi memainkan pertandingan perdananya di Piala AFF 2020.

Sementara itu, Pemain Singapura, Irfan Fandi, memprediksi  Tim nasional (Timnas) Indonesia  akan main ofensif pada leg II semifinal Piala AFF 2020. Penilaian Irfan berdasarkan penampilan Timnas Indonesia pada leg I.

Pada leg I, Indonesia tampil sangat baik di babak pertama dan berhasil unggul terelbih dahulu melalui aksi Witan Sulaeman. Akan tetapi, di babak kedua, Singapura mampu memperbaiki penampilannya dan mencetak gol penyeimbang.

Irfan meyakini Indonesia akan tampil lebih menyerang di leg II. Tentu saja, hal tersebut akan menjadi perhatian bagi Singapura yang bertekad melaju ke final di kandang sendiri.

“Saya rasa mereka (Indonesia) akan mencoba lebih terorganisir dalam menyerang di leg kedua,” ungkap Irfan Fandi dalam konferensi pers virtual, Jumat (24/12/2021).

Pemain berusia 24 tahun itu pun mengakui Singapura sempat kesulitan saat menghadapi Indonesia di babak pertama pada leg 1. Akan tetapi, Irfan menyebut Singapura tampil lebih baik di babak dua sehingga mampu menyamakan kedudukan.

“Di babak pertama, saya rasa mereka mampu menggunakan taktik yang mereka inginkan, jadi kami kesulitan saat itu. Dan, di babak kedua, kami lebih terorganisir,” imbuh Irfan.

Singapura dan Indonesia harus meraih kemenangan jika ingin mengunci satu tiket final. Oleh sebab itu, laga besok malam diyakini akan menyajikan permainan yang sengit dan ketat. (bs)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pencak Silat RI Borong Mendali Emas di Belgium Open

Selasa, 28 April 2026 | 20:46 WIB
X