-
Rakyatsultra.Com, KENDARI -- Pengurus Provinsi (Pengrov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menurunkan 5 atlet terbaiknya dalam Turnamen golf amatir nasional pada 15 -17 Juni 2021 di Gunung Geulis Country Club (West Course) Jawa Barat.
Ajang tersebut didukung oleh Pengprov PGI Jabar, Olympic Jabar Amateur Open (OJAO), dan merupakan Turnamen yang kelima diikuti sedikitnya 135 peserta putra dan putri dari seluruh Indonesia.
Format pertandingan berupa perorangan dan beregu. Sistem pertandingan perorangan akan menggunakan tiga putaran selama tiga hari, yang masing-masing putaran terdiri atas 18 hole dengan sistem stroke play untuk putra dan putri.
Ketua Pengprov PGI Sultra Andi Nur Baso mengatakan keikutsertaan PGI Sultra dengan tekad untuk membawa trofi juara. Namun selain daripada itu, pada ajang ini juga untuk mempererat silaturahmi dan menambah pengalaman atlet PGI Sultra.
" Selain menambah pengalaman atlet Golf Sultra, kami juga ingin mengasah mental dan potensi yang dimiliki teman-teman atlet PGI Sultra," ucapnya
Namun pria kelahiran Maros ini tetap optimistis bisa membawa trofi di turnamen tersebut. Ia akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Sulawesi Tenggara.
"Meskipun kami hanya mencari pengalaman tapi kami juga punya tekad untuk membawa trofi juara di turnamen ini,” ujarnya.
Andi menuturkan kompetisi akan dimainkan dalam 2 ronde (hari ke-1 dan ke-2), terdiri dari 18 hole tiap ronde per hari untuk putra dan putri. Skor berdasarkan total skor gross Team.
" Turnamen ini mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Sebelum turnamen dimulai, setiap peserta harus menunjukkan hasil negatif untuk rapid test antigen yang masih berlaku. Setiap Tim terdiri dari dua pemain putra atau putri yang dinominasikan dan mewakili Pengprov/ Pengkab/ Pengkot/ Klub," terangnya
Sekedar diketahui, OJAO didirikan pada tahun 2015 atas prakarsa Ketua Pondok Indah Golf Club (PIGC) yang diketuai oleh Bapak Freddy Gondowibowo yang juga salah satu pengurus PB-PGI, dengan tujuan untuk mengembangkan, melatih, mendanai dan mencari talenta-talenta pegolf amatir di Indonesia.
Suksesnya acara tersebut terlihat dari antusiasme seluruh Pengprov dalam mengirimkan pegolf berbakatnya untuk menguji kemampuan dan menambah pengalaman dalam berlaga di ajang tingkat nasional, terutama ketika mereka dibebaskan dari biaya pendaftaran dan akomodasi, dukungan yang mereka harapkan selama ini.
Hasil dan tanggapan OJAO inilah yang membuat seluruh pendiri OJAO percaya untuk terus mengadakan OJAO dan menjadikannya sebagai event tahunan. (p2)