♦ Ada Kejanggalan SK Tim Evaluasi
KENDARI, RSONLINE - Gubernur Sultra rupanya mengirimkan orang khusus untuk mengevaluasi hasil PON XIX Jawa Barat. Sementara, sejumlah nama yang berperan sesuai tugas pokok dan fungsi di KONI Sultra, tidak diberi peran. Ketua Kabid Pembinaan Prestasi KONI Sultra bersama anggotanya, tidak masuk dalam tim. Selain itu, Bidang Pengembangan dan Penelitian (Litbang) juga tidak semua diberi peran melakukan evaluasi.
Nama yang dikirim Gubernur Sultra untuk mengurusi, yakni, Mochammad Idham Hatta, Fajar dan Primatola. Padahal, ketiga nama ini hanya Mochammad Idham Hatta yang berasal dari anggota Pengprov PODSI Sultra. Fajar Saranani, adalah doktor olahraga. Sementara, Primatola, diketahui jarang aktif di KONI Sultra.
Anehnya, SK tiga orang yang ditetapkan Gubernur ini, muncul sebelum selesainya rapat persiapan evaluasi selesai pada Rabu (26/10). Sehingga, dalam rapat persiapan evaluasi, tidak ada keputusan resmi yang memilih anggota tim evaluasi.
"Ini SK Gubernur, La Sawali tidak masuk. Kita tidak bisa masukkan, karena ini SK Gubernur," kata Erycson Ludji.
Sementara itu, Humas KONI Sultra, Sarjono, menyatakan evaluasi nantinya sangat penting untuk dilakukan. Selain itu, menurut Sarjono, semua cabor harus tahu dan diundang dalam evaluasi nantinya. Cabor-cabor peserta PON ini, menurut Sarjono, harus mengetahui kelemahan dan kelebihan mereka selama persiapan hingga PON XIX.
"Kalau siapa yang mau dipilih dalam tim evalusi, tidak menjadi soal. Namun, sejauh ini hanya independensi yang kita persoalkan, mereka mampu independen dengan pengamatan selama persiapan hingga pelaksanaan atau malah sebaliknya," kata Sarjono, Kamis (27/10).
Sementara itu, Ketua Harian Pengprov PODSI Sultra, Mochammd Idham Hatta, masuk dalam tim. Independesinya sempat diragukan karena menjadi salah satu pengurus cabor peserta PON. Namun, Idham menjamin, pihaknya akan independen.
"Saya siap, kalau persoalan independen saya akan katakan bahwa meskipun dayung meraih lima medali emas, namun masih banyak kekurangan yang harus dievalusi," kata Idham, pada hari yang sama.
Diketahui, evaluasi PON XIX, akan mencakup persiapan cabor sat Pelatda hingga pelaksanaan PON. Selain itu, penggunaan anggaran, peralatan teknis dan umum serta makanan juga akan masuk dalam evaluasi.(r5/a/hum)