KENDARI, RSONLINE - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra berencana memusatkan latihan cabang olahraga dayung di Sungai Pohara, Kecamatan Pohara, Konawe. Alasannya, sungai air tawar bisa mempengaruhi daya uji cabor dayung, dalam memaksimalkan latihan kedepan.
Melihat prestasi yang ditorehkan pada PON di Jawa Barat baru baru ini, dayung Sultra menyumbang lima emas dari semua cabor yang diikuit. Olehnya itu, menurut Ketua KONI Sultra, Lukman Abunawas, hal itu merupakan komitmen KONI dalam meningkatkan prestasi atlet khususnya dayung.
"Makanya kita sudah siapkan tempat yang sesuai dengan kondisi yakni di Sungai Pohara. Karena disana cukup bagus kedalamannya, arusnya dan juga air tawar, sehingga cukup bagus untuk latihan," ungkap Lukman, belum lama ini.
Rencana pemusatan latihan cabor dayung di Sungai Pohara itu, bukan tidak beralasan. Namun, dia memberikan gambaran yang sama dengan di Cipule, Kerawang, Jawa Barat dengan memanfaatkan sungai air tawar. Sehingga, para atlet dayungnya cukup bagus dan berprestasi.
Makanya, rencananya pemusatan latihan dayung bisa dilakukan pada 2017 mendatang. Selain itu juga cabor dayung tetap akan memanfaatkan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Sultra yang selama ini digunakan.
Selain cabor dayung, mantan Bupati Konawe dua periode ini akan fokus beberapa cabor yang unggul di Sultra. Mulai dari softball, dan atletis. Aapagi, rencananya anggaran pengembangan dan pembinaan atlet ditahun 2017 akan cukup besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (r3/b/put)