♦ Damsid Mengaku Pinjam Perahu
KENDARI, RSONLINE - Tidak ditahu siapa yang benar, entah Kadis Pendidikan dan Kebudayan Sultra, Damsid atau siswa SMA Keberbakatan Olahraga Provinsi Sultra. Pasalnya antara keterangan siswa SMA Keberbakatan olahraga dan Kepala Dinas berlawanan. Hal ini terkait ada atau tidaknya fasilitas praktek siswa di luar sekolah.
Pada demonstrasi yang digelar siswa, Senin (17/10), sejumlah siswa cabang olahraga dayung mengakui hampir tidak pernah merasakan praktek diluar sekolah. Siswa mengaku hanya mendayung di kelas sambil "menghayal". Diakui siswa, guru dan pelatih hanya mengajarkan simulasi mendayung tanpa turun langsung di lapangan.
"Kita mendayung di kelas tapi tidak pakai perahu. Pernah kita turun, tapi pertama-pertama saja, waktu masih pertama dibuka kita turun habuis itu tidak pernahmi," kata salah satu siswa yang ditemui di Kantor Dikbud Provinsi Sultra, awal pekan lalu.
Tidak mau mengakui pernyataan siswa, Damsid, berkilah jika selama ini siswa turun terus di air. Malah, pihaknya berkilah jika ada kerjasama dengan Dispora Sultra.
"Siapa bilang, kita kerjasama dengan Dispora Sultra kalau untuk cabor dayung," ujar Damsid.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Kadispora Sultra, Tasman Taewa membantah pernyataan Damsid. Dikatakannya, pihak SMAN Keberbakatan Olahraga tidak tergantung kepada Dispora.
"Tidak ada itu kerjasama, SKO tidak tergantung kepada kami. Secara resmi, tidak ada permintaan bantuan berupa perahu," kata Tasman Taewa.(r5/b/hum)