BANDUNG - Satu lagi pedayung Sultra yang berhasil menyumbang medali emas pada cabor dayung PON XIX Jawa Barat (Jawa Barat). Marzuki, pedayung nasional yang turun pada nomor canoeing 1000 meter single putra, berhasil unggul atas pedayung asal Jambi dan Jawa Barat (Jabar).
Marzuki, menjadi satu-satunya pedayung Sultra yang berhasil menyumbang medali dari empat nomor final kayak dan canoeing yang diikuti tim Sultra, Senin (19/8). Pedayung SEAGames ini, terlalu tangguh untuk lawan-lawannya yang juga jebolan Pelatnas.
Untuk tiga nomor dayung lainnya, tidak bisa bersaing dengan pedayung nasional asal Pelatnas. Pada nomor kayak single putra, Laode Jumardin, juga tidak bisa berbuat apa-apa karena hanya mampu berada di posisi keempat. Serupa dengan kayak double putra, Jumrin dan Ari juga hanya mampu berada diurutan keempat.
Pada nomor canoeing double putra, Gano dan Elman juga menjadi peserta nomor terakhir yang mencapai garis finish. Pada nomor ini, DKI Jakarta, Jambi dan Jawa Timur, terlalu tangguh bagi daerah lainnya.
Kayak single putra, La Ode Jumardin, gagal. Pedayung nasional asal Riau, Jambi dan Jawa Tengah, berada di podium pada nomor ini. Sementara, pada nomor kayak double putra, Jumrin dan Ari, juga gagal. Pedayung Jabar, Jawa Tengah dan Banten, terlalu cepat untuk didahului.
Ketua KONI Sultra, Lukman Abunawas, sebelumnya sudah menyatakan bakal terus mensuport atlet Sultra. Pihaknya menyatakan, dayung sudah berbuat dan target yang dicapai cukup maksimal.
"Kita sudah capai target. Kita berharap masih ada medali yang bakal disumbangkan pada nomor kayak dan canoeing jarak 500 meter," kata Lukman Abunawas. (r5/b/din)