Namun, meski Malik tampil mengesankan, Shin Tae-yong masih memiliki Marselino Ferdinan sebagai opsi alternatif. Marselino berpotensi mengisi posisi di sayap kanan yang saat ini ditempati Malik.
Sebelumnya, Marselino berhasil memberikan assist penting yang berbuah gol dalam pertandingan sebelumnya.
Selain Malik, Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen yang tampil cukup solid di lini depan saat melawan Bahrain juga diprediksi akan tetap mengisi lini serang.
Kombinasi ketiganya menjadi ujung tombak serangan Indonesia yang diharapkan bisa mengeksploitasi pertahanan Tiongkok yang selama ini terlihat rapuh.
Absennya Jordi Amat memang menjadi tantangan bagi Indonesia, namun skuad Garuda tetap optimistis bisa menampilkan performa terbaik.
Pengalaman dan kualitas para pemain muda yang semakin matang, seperti Rizky Ridho dan Malik Risaldi, bisa menjadi kunci sukses Indonesia dalam meraih poin penuh di laga ini.
Prediksi susunan pemain Indonesia untuk formasi 3-4-3 tampaknya akan mengandalkan kiper Maarten Paes di bawah mistar gawang.
Di lini belakang, Mees Hilgers, Jay Idzes, dan Rizky Ridho akan menjadi benteng pertahanan.
Asnawi Mangkualam dan Calvin Verdonk beroperasi di sayap, sementara Thom Haye dan Ivar Jenner tetap menjadi jangkar di lini tengah.
Pada trio penyerang, Malik Risaldi, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen akan menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan Tiongkok.
Namun, jangan heran jika Shin Tae-yong melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Marselino sejak babak pertama atau sebagai supersub di babak kedua.
Dengan situasi Tiongkok yang sedang terpuruk setelah tiga kekalahan beruntun, Indonesia punya peluang besar untuk meraih kemenangan. Pertandingan ini juga bisa menjadi ajang pembuktian bagi bintang Persebaya Surabaya, Malik Risaldi, untuk semakin bersinar di pentas internasional.
Malik telah menunjukkan performa luar biasa di level klub, dan kini dia punya kesempatan emas untuk mengukuhkan namanya sebagai pemain kunci di Timnas Indonesia.