publik

Saint Petersburg Ibukota Rusia, Tempat Lahirnya Uni Soviet.

Rabu, 12 Februari 2025 | 12:44 WIB

Uni Soviet adalah negara dengan wilayah kekuasaan terbesar di dunia, menjadi salah satu negara adikuasa.

Runtuhnya Uni Soviet

Mikhail Gorbachev yang saat itu menjabat Presiden Uni Soviet, bermaksud memperbaiki krisis yang terjadi dengan menerapkan Perestroika atau restrukturisasi politik dan ekonomi pada 1985.

Kebijakan Perestroika berusaha mengubah sistem komunisme menjadi lebih demokratis dengan tiga prinsip utama, yaitu Glasnost (keterbukaan politik), demokratisasi dan Rule of Law.

Namun, Perestroika justru menyebabkan kekacauan dan mempercepat runtuhnya Uni Soviet.

Kejayaan Uni Soviet tidak mampu bertahan lama.

Menurut sejarawan Pyzhihov,
ide pembentukan masyarakat yang adil dan tanpa kemiskinan atau penindasan diabaikan oleh pemerintah setelah beberapa dekade.

Nomenklatur partai penguasa semakin jauh dari rakyat dan hanya digunakan untuk kekuasaan tanpa masa depan yang jelas menjadi pemicu, sehingga negara-negara mulai melepaskan diri.

25 Desember 1991 Uni Soviet resmi bubar, dan melahirkan 15 negara baru termasuk negara federasi Rusia yang ibu kotanya Moskow.

Saint Petersburg

Perubahan politik dan revolusi membuat kota Saint Petersburg berganti nama beberapa kali.

Tahun 1914-1924 kota ini dinamai Petrograd, kemudian tahun 1924-1991, kota ini bernama Leningrad sebagai penghormatan atas pemimpin besar Lenin.

Revolusi bisa terjadi, tetapi tidak menghancurkan segalanya.
Bangsa Rusia tidak melupakan sejarah bangsanya.

Peter Agung yang mendirikan
Kekaisaran Rusia 1721 yang mengubah Kerajaan Rusia yang terbelakang menjadi negara modern yang besar dan berpengaruh.
Semua itu bermula dari Saint Petersburg. (*)

Halaman:

Tags

Terkini

Pendidikan, Demokrasi, dan Kesejahteraan

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:07 WIB

Matematika Langit Andi Sumangerukka

Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:06 WIB