Jakarta, Rakyatsultra.id- Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 milik Danantara Investment Management mendapat lampu hijau dari Komisi XI DPR RI.
Dengan rampungnya pembahasan tersebut, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan pihaknya siap tancap gas dalam menjalankan program investasi, khususnya di dalam negeri pada tahun ini.
Lebih lanjut, Rosan menegaskan bahwa Danantara akan fokus pada proyek-proyek dalam negeri pada tahap awal ini. Meski demikian, ia tidak merinci sejumlah proyek strategis yang masuk dalam RKAP 2025.
Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengatakan, kerahasiaan diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar dan menghindari spekulasi, karena berkaitan dengan portofolio investasi dan kondisi pasar.
“Di dalam RKAP itu banyak proyek-proyek yang harus disampaikan. Proyek-proyek itu baik proyek-proyek yang sifatnya private sector maupun public sector. Tidak mungkin kita akan sampaikan secara terbuka untuk umum karena akan mempengaruhi portfolio investasi itu sendiri,” kata Misbakhun.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sebelumnya mengungkapkan total capital expenditure (Capex) Danantara tembus Rp179,05 triliun di sepanjang semester I 2025.
Realisasi modal Danantara ini dibidik akan jauh lebih moncer pada sisa paruh kedua 2025, sebagaimana arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
"Pak Presiden tadi berharap bahwa Danantara di Semester II dan di tahun depan akan lebih terakselerasi," katanya dalam Konferensi Pers Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat 15 Agustus 2025.